Pendakian Gunung Dempo dibuka 1 Mei, ada syarat untuk menggapai puncaknya
📅 Rabu, 14 Mei 2025, 15:55 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/M imam pramana
Palembang Sebanyak 321 pendaki menjajaki puncak Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel), setelah jalur pendakian kembali dibuka sejak 1 Mei 2025.
"Sejak kembali dibuka pada 1 Mei 2025 sebanyak 321 pendaki menjajaki puncak Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan, hingga hari ini," kata Ketua Balai Registrasi Gunung Merapi Dempo (Brigade) Angga Semson Diannoto saat dikonfirmasi dari Palembang, Rabu.
Ia menyebutkan faktor penyebab ramainya pendaki di Gunung Dempo tersebut adanya long weekend dalam pekan ini dan bersamaan libur Waisak 2025.
Sebelumnya Kepala Seksi Rehabilitasi dan Perlindungan Hutan UPTD KPH X Dempo-Pagaralam Lonedi saat diwawancarai dari Palembang, Selasa, mengatakan pihaknya sempat menutup jalur pendakian di Gunung Dempo itu mulai 26 April 2025.
Hal itu, kata dia, karena terdapat laporan banyaknya pohon tumbang dan kondisi cuaca yang sedang tidak bagus di sekitar jalur pendakian Gunung Dempo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah melakukan evaluasi situasi dan kondisi Gunung Dempo, pihaknya mengeluarkan Surat Edaran Nomor.4.3.13/14/Dishut.KPH.X/2025 dan mengumumkan aktivitas pendakian di Gunung Dempo dibuka kembali pada 1 Mei 2025.
Ia menjelaskan pihaknya juga telah menetapkan standar operasional (SOP) pendakian yaitu seluruh pendaki perorangan, kelompok, maupun agen perjalanan, itu harus melapor terlebih dahulu ke Kantor KPH X Dempo-Pagaralam.
"Sebelumnya para pendaki hanya perlu melapor ke Balai Registrasi Gunung Merapi Dempo (Brigade). Namun, saat ini para pendaki harus melapor terlebih dahulu ke Kantor KPH X Dempo-Pagaralam," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian pihaknya akan mendata dan mengecek kesehatan dari para pendaki dan memberikan formulir syarat untuk melakukan pendakian di Gunung Dempo.
"Formulir ini harus diserahkan kepada Brigade. Jika para pendaki tidak memiliki formulir tersebut, maka mereka tidak diizinkan melakukan pendakian," kata Lonedi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!