Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siku dan Lutut Menghitam? Ini Tips Perawatan Mengatasi Hiperpigmentasi

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 14:14 WIB | Oleh:

Setelah kulit terkelupas dan lembap dengan baik, saatnya menggunakan produk pencerah untuk mengurangi munculnya pigmentasi berlebih. Carilah bahan-bahan seperti niacinamide, vitamin C, asam azelaic, dan ekstrak akar licorice, yang dikenal karena sifat pencerah dan anti-inflamasinya.

Meski dapat menggunakan produk wajah pada tubuh Anda (tidak perlu membuang serum yang tidak cocok untuk wajah Anda), stik tubuh yang mengandung bahan-bahan ini memungkinkan pengaplikasian yang lebih terarah, sehingga lebih mudah diaplikasikan pada area yang kecil atau melengkung tanpa membuang-buang produk.

Jika Anda sudah menggunakan losion tubuh yang mencerahkan, Anda dapat melapisi serum terkonsentrasi di bawahnya untuk meningkatkan hasil.

Mulailah dengan perlahan, terutama jika Anda baru pertama kali menggunakan produk-produk aktif, lalu tingkatkan hingga penggunaan harian jika kulit Anda cocok. Untuk area seperti siku dan lutut, penggunaan produk pencerah sekali sehari di malam hari sudah cukup.

4. Jangan Lupa Pakai Tabir Surya

Bahkan untuk lutut dan siku. Paparan sinar matahari merupakan pemicu utama pigmentasi, terutama saat menggunakan asam pengelupas atau bahan aktif pencerah. SPF 30 spektrum luas atau lebih tinggi tidak dapat dinegosiasikan jika Anda serius ingin memudarkan bintik hitam.

5. Resep dari Dokter Kulit

Jika Anda sudah rajin melakukan eksfoliasi, menghidrasi, dan menggunakan bahan-bahan pencerah namun tetap tidak melihat banyak perubahan, jangan berkecil hati. Beberapa jenis pigmentasi lebih dalam dan mungkin memerlukan intervensi profesional.

Dokter kulit dapat menilai penyebab yang mendasarinya dan menyesuaikan rencana perawatan yang disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit Anda. Mereka mungkin merekomendasikan perawatan topikal dengan resep dokter seperti:

Tretinoin (bentuk retinoid yang kuat), Hidrokuinon, Kortikosteroid topikal (misalnya hidrokortison), atau krim racikan khusus

6. Perawatan Laser

Jika perawatan topikal tidak memberikan hasil, Anda mungkin ingin mencoba prosedur laser atau di klinik. Prosedur ini paling cocok untuk hiperpigmentasi yang persisten dan sangat membantu jika Anda telah menyingkirkan penyebab medis yang mendasarinya.

Beberapa pilihannyameliputi: Laser Q-switched Nd:YAG, Laser fraksional atau IPL (Intense Pulsed Light), atau pengelupasan kimia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

39 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.