Siku dan Lutut Menghitam? Ini Tips Perawatan Mengatasi Hiperpigmentasi
📅 Selasa, 13 Mei 2025, 14:14 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: IST
Siku dan lutut melakukan banyak pekerjaan berat. Sendi-sendi ini terus bergerak dan sering bersentuhan dengan permukaan yang kasar atau keras.
Saat bersandar di meja, berlutut saat berolahraga, atau merangkak setelah menggendong balita. Gesekan dan tekanan yang berulang ini dapat menyebabkan kulit menebal, kering, dan akhirnya, hiperpigmentasi.
Hiperpigmentasi dapat terjadi saat kulit bereaksi terhadap trauma atau iritasi ringan dengan memproduksi melanin berlebih, pigmen yang bertanggung jawab atas warna kulit. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan area tersebut tampak lebih gelap daripada kulit di sekitarnya.
Kelalaian juga berperan dalam penggelapan kulit. Siku dan lutut sering kali terlewat dalam rutinitas perawatan kulit kita, yang menyebabkan penumpukan sel kulit mati, kekeringan, dan kusam yang membuat perubahan warna semakin terlihat.
Dalam beberapa kasus, bercak yang lebih gelap juga dapat disebabkan oleh faktor medis yang mendasarinya seperti ketidakseimbangan hormon seperti penyakit Addison, peradangan, obat-obatan tertentu, kekurangan vitamin B12 atau reaksi alergi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika ingin mencerahkan siku dan lutut, kuncinya: konsistensi, kelembutan, dan kesabaran. Bintik-bintik ini tidak menghitam dalam semalam, jadi tidak akan hilang dengan cepat. Berikut cara merawat siku dan lutut yang menghitam:
1. Eksfolia dengan Lembut
Meski menggosok siku dan lutut yang kasar dengan lulur kasar atau loofah mungkin terasa memuaskan saat itu, sebenarnya hal itu dapat lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaatnya. Pengelupasan berlebihan menyebabkan robekan mikro, iritasi, dan peradangan, yang semuanya dapat memicu lebih banyak pigmentasi di area yang sudah sensitif ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebaliknya, pilihlah eksfoliator kimia dengan asam alfa hidroksi (AHA) seperti asam laktat dan asam glikolat, atau asam beta hidroksi (BHA), seperti asam salisilat. Bahan aktif ini bekerja dengan melarutkan sel kulit mati secara lembut dan meningkatkan tekstur kulit secara merata seiring berjalannya waktu. Gunakan dua hingga tiga kali seminggu, dan selalu lanjutkan dengan pelembap dan SPF.
2. Hidrasi adalah Kunci
Kulit yang kering dan kusam dapat membuat perubahan warna kulit tampak lebih jelas. Tanpa hidrasi yang tepat, lapisan kulit Anda akan rusak, yang dapat membuatnya lebih rentan terhadap iritasi dari bahan aktif dan agresor lingkungan.
Gunakan pelembap yang mengandung ceramide, shea butter, atau urea untuk membantu melembutkan bagian kulit yang kasar dan meningkatkan fungsi pelindung kulit. Mengoleskan losion tubuh pada kulit yang lembap (setelah mandi) dapat membantu mengunci hidrasi secara lebih efektif.
Untuk kulit ekstra kering atau menebal, pertimbangkan body slugging – trik kecantikan Korea dengan mengaplikasikan bahan oklusif seperti petroleum jelly atau balsem tebal di atas pelembap Anda untuk mempertahankan kelembapan semalaman.
3. Pelan-pelan Perkenalkan Bahan Pencerah Kulit
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!