Serabi yang membuka koridor diplomasi lewat kuliner Pulau Lombok
📅 Selasa, 13 Mei 2025, 16:45 WIB | Oleh: SujarDuta Besar Austria untuk Indonesia Thomas Loidl yang ikut dalam program Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025 mengaku terkesan dengan keramahan penduduk Nusa Tenggara Barat.
Berbagai pengalaman yang Thomas dapatkan selama empat hari ke berbagai tempat di Pulau Lombok menjadi momen yang tidak terlupakan, bahkan ketika ia kembali ke Jakarta.
Sifat ramah harus selalu dimiliki oleh orang Indonesia. Menjaga sifat ramah adalah sebuah usaha kolektif yang melibatkan peran banyak pihak mulai dari keluarga, masyarakat, sekolah, hingga pemerintah.
Selain kuliner berbahan beras, Nusa Tenggara Barat juga memiliki ragam kuliner yang bisa menjadi gastrodiplomacy karena kekhasan dan keunikannya, seperti ayam taliwang, sate bulayak, plecing kangkung dan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui gastrodiplomacy diharapkan dapat mempromosikan potensi daerah serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan khazanah kuliner maupun budayanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!