Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem, 12 Rumah di Kabupaten Deliserdang Rusak Ringan hingga Berat

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 23:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem, 12 Rumah di Kabupaten Deliserdang Rusak Ringan hingga Berat Doc: ANTARA
Ket. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 12 rumah di Kabupaten Deliserdang rusak akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu.

MEDAN – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 12 rumah di Kabupaten Deliserdang rusak akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB Sumut yang diterima, di Medan, Selasa (13/5), cuaca ekstrem yang terjadi pada Senin (12/5) itu melanda Kecamatan Tanjung Morawa dan Kecamatan Patumbak.

Pusdalops PB Sumut menjelaskan cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang itu menyebabkan bencana alam angin puting beliung.

Atas kejadian tersebut, Pusdalops PB Sumut mendata lima unit rumah di Kecamatan Tanjung Morawa mengalami rusak sedang. Adapun di Kecamatan Patumbak lima rusak ringan dan dua rusak berat.

Di Kecamatan Tanjung Morawa berdasarkan laporan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Sedangkan di Kecamatan Patumbak satu kepala keluarga mengungsi akibat bencana tersebut.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan berdasarkan laporan yang diterima di Kecamatan Tanjung Morawa tidak ada pengungsi dan korban luka.

"Di Kecamatan Patumbak jumlah pengungsi satu KK, korban luka dan meninggal nihil," ujar dia.

Yuyun, sapaan akrabnya, mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan dengan pemangku kebijakan terkait lainnya.

"Melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, melakukan asesmen serta memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak," kata dia.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB Sumut, kondisi terkini atas kejadian bencana alam tersebut masih dalam penanganan pemerintah daerah setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.