Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Bencana, BPBD Jambi Dorong BMKG Lakukan OMC Sepanjang Mei

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Bencana, BPBD Jambi Dorong BMKG Lakukan OMC Sepanjang Mei Doc: Antara
Ket. Kepala BPBD Jambi Bachyuni Deliansyah beberapa waktu lalu.

Jambi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi telah minta kepada BMKG setempat untuk mulai melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Mei ini guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BPBD Jambi Bachyuni Deliansyah di Jambi, Selasa (13/5), mengatakan selama bulan ini pihaknya sudah minta kepada BMKG Jambi untuk melakukan OMC agar bisa mencegah karhutla pada tahun ini.

“Dengan ada OMC tersebut, maka hujan akan turun dan segera membasahi, khususnya daerah gambut, sehingga permukaan air di sana bisa bertambah naik seiring masuknya puncak musim kemarau pada Juli nanti, sehingga  bisa mengantisipasi karhutla,” katanya.

Hujan yang turun selama bulan Mei ini, kata dia, diharapkan embung-embung di sekitar lahan perkebunan sebagai kantong air dapat menampung air sehingga jika terjadi karhutla bisa diminimalisir dengan adanya pasokan air tersebut untuk pemadaman.

BPBD Jambi saat ini telah mengambil langkah kesiapsiagaan menghadapi bencana karhutla 2025, sebagai tindak lanjut instruksi Presiden pada rapat karhutla 22 Februari lalu agar memprioritaskan upaya pencegahan.

Berdasarkan informasi dari BMKG Provinsi Jambi pada Mei, Juni, dan Juli 2025, curah hujan dalam kategori rendah sehingga menengah (50-200 mm/bulan). Awal musim kemarau di wilayah Provinsi Jambi pada tahun ini diperkirakan terjadi pada Mei Dasarian I hingga Juni Dasarian I dengan puncak musim kemarau pada periode Juni-Juli 2025.

“Musim kemarau diprakirakan terjadi pada periode bulan Mei hingga Oktober 2025, maka kita harus siap mencegah terjadinya karhutla,” kata Bachyuni.

Berdasarkan prediksi indeks kesesuaian iklim untuk kejadian titik panas karhutla, wilayah Provinsi Jambi memiliki potensi yang menengah pada bulan Juni, Juli, dan Agustus di wilayah Batanghari, Bungo, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, TanjungJabung Timur, Tebo, dan Kota Jambi.

BPDB Provinsi Jambi sudah mewajibkan kepada seluruh jajaran menyiapkan sumber daya, baik personel maupun sarana dan prasarana serta pendanaan penanganan karhutla.

Menyikapi kondisi yang ada dari hasil rapat BPBD dengan seluruh pihak terkait lainnya, kata dia, maka kabupaten atau kota agar menetapkan status siaga darurat karhutla serta melaksanakan apel kesiapsiagaan karhutla untuk mengantisipasi dan penanggulangan bencana karhutla.

“Berdasarkan hasil keputusan pertemuan disepakati apabila ada dua kabupaten atau kota atau lebih telah menetapkan status kesiagaan atau darurat, maka Provinsi Jambi akan menaikkan sekaligus menetapkan status kesiagaan atau darurat pada tingkat provinsi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekspor Kakao Tetap Berjalan Baik dan Bahkan Tumbuh

13 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ekspor Kakao Tetap Berjalan...

Makassar Klaim Akan Sukses Verifikasi SPMB

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Makassar Klaim Akan Sukses ...
Megapolitan
Wali Kota Depok: Berikan Da...

Tiga Negara Super Power Ini Harus Hancurkan Nuklir

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Tiga Negara Super Power Ini...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.