Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lanal Dumai Cegah Keberangkatan 19 Pekerja Migran Ilegal, Diserahkan ke BP2MI Riau

📅 Minggu, 11 Mei 2025, 21:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lanal Dumai Cegah Keberangkatan 19 Pekerja Migran Ilegal, Diserahkan ke BP2MI Riau Doc: Kemen P2MI
Ket. Sebanyak 19 orang pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal diserahkan ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau oleh Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai, Kamis (8/5)

RIAU - Sebanyak 19 orang pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal diserahkan ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau oleh Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai, Kamis (8/5).

Belasan pekerja migran Indonesia ilegal itu rencananya hendak berangkat ke Malaysia menggunakan speed boat namun berhasil digagalkan tim gabungan F1QR Lanal Dumai di perairan Rupat, Bengkalis, Riau.

“Saat ini kami lakukan pendataan dan proses pemulangan ke daerah asalnya," kata Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu dalam laporannya yang diterima di Jakarta, Jumat (9/5/2025). 

Dalam operasi ini, Lanal Dumai juga menangkap dua pelaku yang merupakan anak buah kapal (ABK).

Berdasarkan pendalaman, kedua pelaku telah enam kali mengantar dan menjemput pekerja migran Indonesia ilegal dari dan ke Malaysia.

“Hasil wawancara kami ke korban, ada korban yang baru pertama kali dan ada yang sudah pernah ke Malaysia, tapi paspornya telah diblacklist oleh Imigrasi Malaysia,” kata Fanny. 

Saat ini, dua pelaku telah diserahkan ke Reskrimum Polda Riau untuk diproses hukum. 

Sebelumnya, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengingatkan masyarakat untuk mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan jika ingin bekerja ke luar negeri. 

Menteri Karding mengungkapkan, melalui proses dan menjalani peran sebagai pekerja migran ilegal sangat rentan mendapat perlakukan tidak adil, penyiksaan hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di negara penempatan.

"95 persen data kami, yang mengalami kekerasan, eksploitasi, perlakuan tidak adil, bahkan TPPO itu adalah orang-orang yang berangkat secara non prosedural atau ilegal," kata Menteri Karding belum lama ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.