PPIH Surabaya: Keberangkatan 6 Calon Haji ke Tanah Suci Tertunda
📅 Jumat, 09 Mei 2025, 15:17 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin
SURABAYA - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyebut keberangkatan enam calon haji dari Embarkasi Surabaya ke Tanah Suci tertunda karena sejumlah hal, di antaranya karena sakit.
"Ada tambahan dua orang dari kloter 20, salah satunya sakit, satu lagi mahramnya, ini membuat total jamaah tertunda menjadi enam orang. Satu orang sebelumnya juga meninggal di RSUD Haji," ucap Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Sugiyo di Asrama Haji Surabaya, Jumat (9/5).
Salah satu calon haji yang tertunda keberangkatannya di kloter 20, kata dia, adalah Asmaun Hudah (70), warga Sidoarjo, bersama mahramnya.
Menurut Sugiyo, Asmaun mengalami demam dan sesak napas, sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Surabaya dan tidak bisa terbang sesuai jadwal bersama rombongan.
Ia menambahkan, dengan adanya penambahan dua orang tersebut, total ada enam calon haji dari Embarkasi Surabaya yang belum dapat berangkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, dua calon haji dari kloter 6 dan 14 juga mengalami kondisi serupa dan perlu mendapatkan perawatan medis. Keduanya ialah Muhari Karimun (64) asal Kediri dari kloter 6 dan Ummu Sofiyah (51) asal Gresik dari kloter 14.
"Mereka masih dirawat di rumah sakit karena bermasalah di ginjal, dan masing-masing ditunda keberangkatannya bersama seorang pendamping," ucapnya.
Sementara itu, hingga saat ini tercatat satu calon haji wafat di Embarkasi Surabaya atas nama Isdiono Taslim dari kloter 3 asal Tulungagung, yang meninggal di RSUD Haji Surabaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, diduga satu calon haji asal kloter 20 Kabupaten Sidoarjo atas nama Nur Fadilah juga wafat di dalam pesawat saat perjalanan menuju Tanah Suci.
Meskipun begitu, pihaknya akan segera memberikan laporan terkait wafatnya calon haji di dalam pesawat saat menuju Madinah.
"Belum mendapat laporan dari data resminya, nanti kami pastikan," tuturnya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!