Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kementan Percayakan Unhas Produksi Drone Pertanian Rp11 Miliar, Perkuat Swasembada Pangan.

📅 Senin, 27 Jul 2026, 10:04 WIB | Oleh:
Kementan Percayakan Unhas Produksi Drone Pertanian Rp11 Miliar, Perkuat Swasembada Pangan. Doc: Antara Foto
Ket. Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa (dua kiri) menyaksikan pengoperasian drone USD untuk pertanian di Makassar.

Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan kepercayaan kepada Universitas Hasanuddin untuk memproduksi inovasi teknologi pertanian Unhas Sprayer-Spreader Drone (USD) senilai Rp11 miliar.

Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa (JJ) dalam keterangannya di Makassar, Minggu, mengatakan inovasi teknologi pertanian yang kini mulai disebarluaskan secara nasional itu untuk mendukung modernisasi pertanian dan penguatan program swasembada pangan.

Dia menjelaskan, setiap unit USD telah melalui serangkaian pengujian untuk memastikan efektivitas penyemprotan maupun penaburan benih pada berbagai karakteristik lahan sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.

Pada tahap awal, kata dia, sebanyak 50 unit USD disiapkan untuk didistribusikan ke 46 kabupaten/kota di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Distribusi tersebut menjadi langkah awal penyebarluasan inovasi Unhas agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh petani di berbagai daerah.

Kepala Subdirektorat Pengelolaan Inkubator dan Science Techno Park (STP) Unhas sekaligus pengembang USD Andi Amijoyo Mochtar, menjelaskan inovasi tersebut merupakan hasil pengembangan teknologi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan petani terhadap sistem penaburan benih yang lebih efisien, presisi, dan mudah dioperasikan.

"Pengembangan tahun depan akan kita optimalkan masuk ke tahap manufaktur. Identitas drone ini adalah Unhas. Kami membangun komitmen bersama agar inovasi ini terus berkembang melalui kolaborasi berbagai pihak," jelasnya.

Di balik penyebarluasannya secara nasional, USD merupakan hasil pengembangan teknologi yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan efisiensi budidaya padi.

Dilengkapi dengan tangki benih berkapasitas besar, alat ini dapat mencakup area tanam yang luas dengan pengoperasian yang sederhana dan otomatis. Sistem operasinya dirancang mudah digunakan dengan kontrol otomatis, sehingga petani dapat mengoperasikannya tanpa perlu pengetahuan teknis yang mendalam.

Ke depan, Unhas akan terus mengembangkan USD agar semakin luas dimanfaatkan di sektor pertanian nasional. Dalam proses hilirisasi tersebut, Unhas menggandeng PT Ener Sky Innovation sebagai mitra industri untuk mendukung pengembangan menuju tahap manufaktur dan memperkuat kapasitas produksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Sediakan 124 “Wate...
Wisata
Menpar Pastikan Kesiapan Ij...
Daerah
12 Penumpang Speedboat SB. ...
Nasional
Kontribusi Pajak KAI Group ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.