Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Banten Sikat 146 Preman yang Biasa Memeras atau Pungli

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 13:52 WIB | Oleh:
Polda Banten Sikat 146 Preman yang Biasa Memeras atau Pungli Doc: ist
Ket. preman

TANGERANG - Operasi dengan sandi “Pekat Maung 2025” yang dilakukan Polda Banten berhasil meringkus 146 preman yang biasa memeras atau melakukan  pungutan liar (pungli), dan kejahatan jalanan lain.

Selama 10 hari pelaksanaan operasi yang dimulai 28 April hingga 7 Mei, sebanyak 146 pelaku berhasil diamankan dari berbagai wilayah hukum di Banten.

Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Banten Kombes Pol Yofie Girianto Putro di Kota Serang, Kamis, mengatakan, Operasi Pekat Maung merupakan untuk meningkatkan pengungkapan kasus-kasus penyakit masyarakat seperti premanisme, kejahatan jalanan, hingga penyalahgunaan atribut organisasi masyarakat.

“Operasi ini digelar untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Banten, terutama menjelang Idul Adha dan libur panjang sekolah. Kami ingin menciptakan kondisi yang kondusif dari gangguan premanisme, pungli, dan aksi kejahatan yang meresahkan,” kata Yofie.

Dari hasil operasi tersebut, lanjut Yofie, Polda Banten dan jajaran berhasil mengungkap 120 kasus dengan total 146 tersangka. Penangkapan dilakukan secara masif di sejumlah lokasi rawan kejahatan seperti terminal, pelabuhan, pasar, pertokoan, kawasan industri, hingga area perumahan.

“Para pelaku menggunakan berbagai modus mulai dari meminta uang secara paksa terhadap sopir truk dan angkutan barang di kawasan industri, hingga menyamar sebagai petugas leasing untuk menyita kendaraan secara ilegal,” ujar dia.

Yofie menjelaskan, pengungkapan terbanyak dilakukan oleh Polresta Serang Kota dengan 92 tersangka. Ini diikuti Polresta Tangerang sebanyak 35 tersangka, Polres Serang 40, Polres Pandeglang 15, Polres Lebak 10, dan Polres Cilegon 10.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita berbagai barang bukti antara lain uang hasil pungli, kendaraan bermotor tanpa dokumen lengkap, dan alat- untuk mengancam korban seperti senjata tajam dan alat komunikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Mesir Coba Redam Titik Didih Konflik di Afrika

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.