Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus ke-267 Terpilih Pada Pemungutan Suara Keempat

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 02:58 WIB | Oleh:
Paus ke-267 Terpilih Pada Pemungutan Suara Keempat Doc: (ANTARA/Tangkapan Layar @vaticannews.va)
Ket. Asap putih keluar dari cerobong menandakan Paus baru telah terpilih di Vatikan.

ROMA - Seorang Paus baru, yang merupakan pemimpin ke-267 Gereja Katolik, terpilih pada pemungutan suara keempat dalam dua hari konklaf kepausan yang berlangsung di Kapel Sistina, Vatikan, Kamis.

Paus baru itu terpilih lebih cepat daripada mendiang Paus Fransiskus, yang pada 2013 terpilih menjadi Paus pada pemungutan suara kelima—juga pada hari kedua konklaf.

Terpilihnya Paus baru ditandai dengan asap putih yang mengepul dari cerobong asap Kapel Sistina sekitar pukul 18.00 waktu setempat (23.00 WIB).

Kemunculan asap putih itu disambut dengan kegembiraan dan perayaan dari sekitar 15.000 umat beriman yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.

Mereka bertepuk tangan dan bersorak-sorai, diiringi bunyi lonceng Santo Petrus yang berdentang, menyambut hadirnya Paus baru bagi dunia.

Pemimpin baru bagi 1,4 miliar umat Katolik sedunia itu akan segera terungkap identitasnya, setelah ia mendapatkan mayoritas dua pertiga suara dari proses voting yang dilakukan 133 kardinal elektor.

Setelah terpilih melalui pemungutan suara yang berlangsung sejak Rabu (7/5), ia akan memilih nama yang akan digunakan selama masa kepausannya.

Kemudian, ia akan masuk ke “Ruang Air Mata” guna mempersiapkan diri untuk sebuah perubahan besar dalam hidupnya.

Di dalam ruangan itu, Paus akan menemukan tiga jubah putih dengan ukuran berbeda, dan mengenakan salah satu yang paling pas untuknya.

Setelah berpakaian, Paus akan duduk di kursi Kapel Sistina, membaca bagian dari Injil Matius tentang tugas seorang Paus yang dianggap sebagai penerus Santo Petrus, dan menerima penghormatan dari para kardinal.

Kemudian, kardinal protodiakon Dominique Mamberti akan muncul di loggia tengah Basilika Santo Petrus dan mengumumkan dalam bahasa Latin “habemus papam” yang berarti “kita memiliki seorang Paus”.

Segera setelah itu, Paus baru akan muncul di loggia dan menyampaikan berkat Urbi et Orbi (berkat untuk Kota Roma dan dunia).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.