Di Tengah Krisis, OJK Ungkap Sektor Keuangan Masih Tangguh, Kok Bisa?
📅 Jumat, 09 Mei 2025, 16:38 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu di dalam negeri, perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 4,87 persen pada triwulan I 2025 yang didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga.
Inflasi headline pada April tetap terkendali di level 1,95 persen year on year (yoy). Inflasi inti juga menunjukkan stabilitas di level 2,5 persen yang mencerminkan permintaan domestik terjaga.
Beberapa indikator permintaan domestik lainnya seperti penjualan retail, semen, kendaraan bermotor mengindikasikan pemulihan yang masih berlangsung sekalipun dengan laju yang moderat.
Dari sisi produksi, kinerja masih cukup baik, terlihat dari berlanjutnya surplus neraca perdagangan dan kinerja emiten di mana rilis kinerja 2024 secara umum lebih baik dari tahun 2023.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam rangka mendorong pertubuhan ekonomi nasional, OJK mendukung upaya pengembangan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor agrikultur, pariwisata, dan ekonomi kreatif dengan mengarahkan pembiayaan atau penyaluran kredit serta melibatkan asuransi untuk memitigasi risiko yang muncul dan membentuk ekosistem yang memadai.
“OJK juga mendorong penguatan peran sektor jasa keuangan terhadap pertubuhan ekonomi daerah melalui program pengembangan ekonomi daerah (PED) yang dilaksanakan dalam wadah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama para pemangku kepentingan,” tutup Mahendra.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!