Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bansos Disalurkan Minggu Ketiga Mei, Kemensos dan BPS Mutakhirkan DTSEN

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 21:44 WIB | Oleh:
Bansos Disalurkan Minggu Ketiga Mei, Kemensos dan BPS Mutakhirkan DTSEN Doc: Istimewa
Ket. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf usai bertemu Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, di Jakarta, Jumat (9/5).

JAKARTA - Bantuan Sosial (Bansos) untuk triwulan kedua akan disalukan pada minggu ketiga bulan Mei 2025. Untuk mendukung penyaluran tepat sasaran, Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS) mutakhirkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Pertama, menyangkut soal pemutakhiran data, kaitannya dengan DTSEN. Tentu keperluannya adalah untuk penyaluran triwulan kedua, penyaluran bansos triwulan kedua tahun 2025,” ujar Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf usai bertemu Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, di Jakarta, Jumat (9/5).

Mensos menerangkan, DTSEN bersifat dinamis, karena setiap hari bisa saja terjadi perubahan data akibat adanya warga yang wafat, lahir, atau pindah domisili. Karena itu, daftar penerima manfaat bansos pun dapat berubah sewaktu-waktu.

“Bisa saja ada penerima yang keluar dari daftar karena inclusion error, atau sebaliknya, ada yang masuk karena sebelumnya terkena exclusion error,” jelasnya.

Untuk memastikan akurasi dan keterbukaan, Gus Ipul mengajak masyarakat ikut aktif mengawasi dan memperbarui data bansos melalui aplikasi Cek Bansos. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat memberikan usulan atau menyanggah data penerima manfaat.

“Siapa pun bisa menyampaikan usulan atau sanggahan melalui aplikasi. Nanti data tersebut akan difinalisasi oleh BPS,” katanya.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, pihaknya bersama Kemensos melakukan pemutakhiran DTSEN dengan berbagai cara. Salah satunya, yaitu ground checking atau pengecekan langsung di lapangan melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Dia menyampaikan, pihaknya bakal melakukan rekonsiliasi dengan Dinas Dukcapil terkait data-data tersebut. Sehingga informasi yang tercantum dalam DTSEN lebih akurat dan menjadi referensi tunggal untuk program-program perlindungan sosial maupun pemberdayaan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Berikutnya, tentunya rencana Pak Mensos adalah akan menggunakan DTSEN ini untuk penyaluran (bansos) di triwulan kedua dan DTSEN ini tentunya yang perlu kita catat bersama-sama karena Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional ini adalah terkait dengan data manusia sehingga pasti akan dinamikanya tiap hari akan berubah," ucapnya.

Amalia menegaskan, pihaknya siap mendukung dan bekerja sama dengan Kemensos dalam pemutakhiran DTSEN secara berkala. Dalam pemutakhiran ini akan mengecek sekitar 12 juta individu.

"Tentunya BPS akan selalu mendukung dan siap terus mendukung dari pusat, provinsi, kabupaten kota untuk kita berkolaborasi selalu," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.