Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stop Denial! Pemerintah Akhirnya Tegas: Perubahan Iklim Bukan Mitos!

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stop Denial! Pemerintah Akhirnya Tegas: Perubahan Iklim Bukan Mitos! Doc: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Ket. Pengendara sepeda motor melintasi jembatan jalan lama penghubung Kecamatan Wuryantoro dengan Eromoko di area Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah terlihat saat kemarau.

JAKARTA – Perubahan iklim berdampak signifikan pada planet dan segala kehidupan di dalamnya. Ini adalah isu pembangunan global yang mendesak, dan membutuhkan tindakan nyata dari berbagai pihak untuk mitigasi.

Perubahan iklim dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, menyebabkan kepunahan spesies, dan memicu bencana alam seperti gelombang panas, kebakaran hutan, dan banjir.

Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Wakil Kepala Badan PPN/ Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menegaskan bahwa perubahan iklim bukan mitos.

“Perubahan iklim bukanlah mitos. Kita dapat dengan mudah melihat dampak perubahan iklim terhadap kehidupan kita sehari-hari,” ucapnya dalam agenda Public Dialogue: Shaping Tomorrow: Intergenerational Action Towards A Low-Carbon and Green Economy di Jakarta, Kamis (8/5).

Dia menjelaskan bahwa perubahan iklim bukan hanya masalah satu negara, tetapi juga problem manusia dan peradaban.

Karena itu, dalam rangka mengatasi persoalan tersebut, maka harus dilakukan secara bersama. Walaupun ada negara-negara besar dan kuat secara militer maupun ekonomi, tetapi dibutuhkan kolaborasi untuk mengatasi perubahan iklim, tidak bisa sendiri-sendiri.

Upaya menyelesaikan tantangan ini juga ditujukan untuk generasi mendatang agar mereka mampu memiliki kesempatan hidup dan dapat mengembangkan negara mereka masing-masing menjadi lebih baik lagi.

Isu perubahan iklim juga tak hanya harus dibahas oleh Bappenas, lanjutnya, tetapi juga oleh forum-forum internasional, entah berkaitan dengan perdagangan, keamanan politik, hingga pembangunan.

“Jadi, mari kita utamakan isu perubahan iklim dan emisi karbon rendah di setiap forum multilateral yang memungkinkan. Karena hanya dengan melakukan itu, kita mungkin bisa mengubah sikap,” ujar Febrian.

Saat menjadi diplomat pada tahun 2007, dia masih berpandangan bahwa perubahan iklim itu hanya mitos belaka. Namun, hampir 12 tahun lamanya hingga 2019, Febrian baru menyadari persoalan ini benar adanya.

“Bisakah Anda bayangkan mengubah pemimpin saat ini di negara lain yang masih tidak percaya pada perubahan iklim? Anda akan butuh 12 tahun jika Anda tidak mempersiapkan generasi berikutnya untuk berdiskusi,” ungkap Wakil Kepala Bappenas.

Dirinya menekankan agar isu perubahan iklim dapat dibahas oleh berbagai pemangku kepentingan, dan melakukan inisiatif nyata mengatasi masalah tersebut.

Walaupun mungkin ada sebagian negara yang kesulitan untuk mengatasi soal ini, tetapi menjaga komitmen harus tinggi dengan membuka peluang kolaborasi antar pihak.

“Tidak setiap negara memiliki kemampuan untuk membiayai (permasalahan perubahan iklim). Namun, begitu kita menganggap ini sebagai tujuan global, sebagai barang publik, maka saya percaya kita harus bekerja berdampingan, bahu-membahu, untuk dapat mengatasi tantangan peradaban ini. Tidak hanya tantangan nasional, (tetapi juga) tantangan peradaban,” kata Wakil Menteri PPN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.