Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guterres Desak India-Pakistan Tahan Diri demi Cegah Konflik Melebar

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Guterres Desak India-Pakistan Tahan Diri demi Cegah Konflik Melebar Doc: afp/CHARLY TRIBALLEAU
Ket. Sekjen PBB Antonio Guterres menyampaikan pidato saat pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Timur Tengah di markas besar PBB di New York City, baru-baru ini.

Hamilton, Kanada - Sekjen PBB Antonio Guterres pada Senin (5/5) menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya ketegangan antara India dengan Pakistan, serta mendesak kedua negara untuk menghindari eskalasi.

"Ketegangan antara India dan Pakistan mencapai titik tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, saya sedih melihat hubungan (India-Pakistan) mencapai titik kritis. Sangatlah penting, terutama dalam masa-masa kritis ini untuk menghindari konfrontasi militer yang dapat berubah tidak terkendali," kata Guterres dalam konferensi pers di markas besar PBB.

Seperti dikutip dari Antara, menurut Sekjen PBB itu saat inilah waktunya menahan diri secara maksimal dan menjauh dari jurang kehancuran.

"Jangan salah, mengerahkan militer bukanlah solusi," tambahnya.

Ia mengakui serangan 22 April di resor wisata Pahalgam di Kashmir yang dikelola India yang menewaskan 26 orang sangat emosional.

"Saya mengerti perasaan yang sangat emosional menyusul serangan teror di Pahalgam pada 22 Mei," katanya. "Saya sekali lagi mengutuk keras serangan itu dan berbelangsungkawa kepada keluarga korban," ujar Guterres.

Sekjen PBB tersebut menekankan pentingnya mencari siapa yang bertanggung jawab atas serangan itu, seraya mengatakan bahwa menyasar warga sipil sangatlah rendahan, dan mereka yang bertanggung jawab harus diadili dengan cara yang transparan, kredibel, dan sah."

Ia juga menawarkan dukungan dari pihaknya kepada kedua negara sebagai bentuk terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat yang berada di sana, yang secara signifikan berkontribusi terhadap kerja keras PBB, terutama dalam memelihara perdamaian.

"Perserikatan Bangsa-Bangsa siap mendukung inisiatif apa pun yang mendukung de-eskalasi, diplomasi, dan komitmen baru untuk perdamaian," paparnya.

Ketegangan Meningkat

Sebelumnya, Pakistan mengumumkan keputusannya untuk memberi laporan kepada Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai situasi regional saat ini di tengah meningkatnya ketegangan dengan India terkait serangan 22 April di Kashmir yang menewaskan 26 orang.

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menginstruksikan Perwakilan Tetap Pakistan untuk PBB, Duta Besar Asim Iftikhar, untuk segera mengupayakan pertemuan Dewan tersebut, menurut Radio Pakistan.

“Pakistan akan memberitahu Dewan Keamanan PBB tentang tindakan agresif, provokasi, dan pernyataan India yang memicu ketegangan,” katanya.

Ketegangan meningkat antara dua negara tetangga bersenjata nuklir tersebut akibat serangan bulan lalu di kawasan wisata Pahalgam di Kashmir yang dikelola India.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Tolak Perlambatan AI,...
Luar Negeri
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.