Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Ponorogo Tawarkan Pendidikan Holistik bagi Keluarga Prasejahtera

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 09:12 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat Ponorogo Tawarkan Pendidikan Holistik bagi Keluarga Prasejahtera Doc: ANTARA/yds
Ket. Sementara, Pemkab Ponorogo akan memanfaatkan Gedung Industri Kecil Menengah (IKM) di Jalan Trunojoyo sebagai lokasi belajar Sekolah Rakyat.

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menggagas program Sekolah Rakyat (SR) yang dijadwalkan meluncur pada Juli 2025. Program ini menargetkan 6.600 keluarga prasejahtera kategori desil 1, atau kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan terendah, sebagai penerima manfaat utama.

Inisiatif ini dipandang sebagai terobosan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas yang lebih dari sekadar akademis.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyatakan bahwa data awal dari Dinas Sosial menjadi acuan penetapan sasaran prioritas. Namun, ia menekankan perlunya evaluasi lanjutan.

"Ada sekitar 6.600 keluarga masuk desil 1. Nanti kita lihat kebutuhan dan kelayakannya karena tidak semua anggota keluarga bisa menjadi siswa," ujar Sugiri Sancoko di Ponorogo, Selasa (6/5) hari ini.

Keunggulan utama program SR ini, menurut Bupati, adalah pendekatan pendidikannya yang komprehensif. Peserta didik tidak hanya menempuh jenjang formal SD, SMP, dan SMA, tetapi juga mendapatkan pembinaan karakter dan keagamaan.

"Kita siapkan pendidikan formal, karakter, dan keagamaan secara komplit," tegas Bupati yang akrab disapa Kang Giri itu. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu membentuk generasi yang utuh, tidak hanya cerdas intelektual tapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Menanggapi hal ini, Pengamat Pendidikan, Dr. Aris Munandar, menilai Sekolah Rakyat memiliki potensi besar sebagai solusi pemerataan akses sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia dari kelompok paling rentan.

"Keunggulan SR terletak pada integrasi pendidikan karakter dan keagamaan di samping formal. Ini investasi jangka panjang yang krusial untuk membangun pondasi masyarakat yang kuat dan berakhlak," paparnya. Ia menambahkan, fokus pada desil 1 menunjukkan keberpihakan nyata pemerintah daerah dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Sebagai langkah awal, Pemkab Ponorogo akan memanfaatkan Gedung Industri Kecil Menengah (IKM) di Jalan Trunojoyo sebagai lokasi belajar sementara, sebelum nantinya menempati lokasi permanen yang direncanakan di Kelurahan Setono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.