Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Turun Tangan! Siap Basmi Premanisme di Lokasi Syuting demi Lindungi Industri Kreatif

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Turun Tangan! Siap Basmi Premanisme di Lokasi Syuting demi Lindungi Industri Kreatif Doc: Antara
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (6/5).

Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bakal berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menghilangkan praktik-praktik premanisme di lokasi syuting film.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait baik itu pemerintah provinsi, kabupaten di mana tempat-tempat mereka itu misalnya akan menjadi sebuah setting dari sebuah film,” ujar Menbud di Jakarta, Selasa (6/5).

Menurut dia, kolaborasi lintas kementerian dan lembaga merupakan hal yang penting dalam mengentaskan praktik nakal yang kerap meresahkan produksi film.

Dia juga berharap dapat bekerja sama dengan baik dengan aparat penegak hukum agar bersama-sama menerapkan hal ini demi kemajuan kebudayaan Indonesia serta partisipasi aktif para insan perfilman soal hal serupa juga diharapkan ada,

“Jika ada hal seperti ini bisa dilaporkan, tentu kita akan membantu,” katanya lagi.

Dengan mempermudah produsen film luar negeri melakukan proses syuting di beberapa tempat yang menarik di Indonesia, maka bisa menarik minat produsen untuk syuting di lokasi yang lain.

“Banyak misalnya film-film dari luar, dari hollywood, bollywood, Korea yang mau syuting di kita dan itu mempromosikan daerah itu juga, mempromosikan provinsi, kota atau bahkan desanya,” jelasnya lagi.

Kesempatan itu, lanjut dia, bisa hilang hanya karena kesulitan-kesulitan untuk mendapatkan akses dan kemudahan dan kenyamanan.

Menurut dia hal ini juga berlaku bagi pembuat konten atau konten kreator dalam mempromosikan konten.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan, pihaknya akan menjalin komunikasi dengan k/l terkait salah satunya Satpol PP, sehingga tata kelola lokasi syuting dapat berjalan baik sehingga Jakarta mampu mewujudkan menjadi kota sinema.

Terlebih, kata dia, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno merupakan sosok profesional pada industri sinema, ia meyakini pemerintah kota Jakarta mampu menghadirkan regulasi yang tepat dalam mengentaskan hal ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.