Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Korban PHK Tenang Saja, Apindo Sedang Memikirkan Dapat Kerja Kembali

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 15:01 WIB | Oleh:
Para Korban PHK Tenang Saja, Apindo Sedang Memikirkan Dapat Kerja Kembali Doc: ist
Ket. Aksi pekerja dalam May Day

JAKARTA – Kelesuan ekonomi global jelas merembet ke dalam negeri. Tak heran banyak perusahaan gulung tikar atau mengurangi pekerja. Namun para korban PHK tak perlu khawatir karena Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam ingin menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurutnya, ini jauh lebih penting dipikirkan daripada isu angka PHK pada tahun ini. Bob mengatakan gelombang PHK tidak hanya terjadi di Indonesia. Salah satu bank besar Singapura juga berencana mengurangi 4.000 tenaga kerja dalam beberapa waktu ke depan.

Yang harus dipkirikan adalah korban PHK dapat bekerja kembali. Ini sebenarnya yang harus disiapkan. “Jadi kita terlalu banyak konsentrasi di PHK, tapi lupa bagaimana menciptakan lapangan kerja. Itu yang jauh lebih penting lagi," ujar Bob di Jakarta, Selasa.

Ia menyebut Indonesia tidak boleh terlalu banyak berkonsentrasi terhadap masalah PHK. Saat ini yang dibutuhkan oleh Indonesia adalah bahu-membahu untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di-PHK.

Lebih lanjut, Bob mengatakan, PHK adalah persoalan yang kompleks dan tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Ia menyebut, masalah perekonomian yang menjadi salah satu penyumbang PHK, sudah terjadi sejak 2019 atau sebelum Covid-19.

Angka PHK Indonesia untuk periode Januari hingga akhir April 2025 mencapai 24.000. Provinsi terbanyak adalah Jawa Tengah 10.692 orang, Jakarta 4.649, dan Riau 3.546.

Sedangkan tiga sektor terbanyak PHK adalah industri pengolahan 16.801, perdagangan besar dan eceran 3.622, serta jasa lainnya 2.012 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.