Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paparan Sinar Matahari dari Jendela Dapat Kurangi “Morning Fatigue”

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 07:26 WIB | Oleh:

Mereka menggunakan pengaturan ini untuk membuat tiga skenario bagi partisipan: paparan cahaya alami selama 20 menit sebelum bangun, paparan cahaya alami sejak fajar hingga bangun, dan tanpa paparan cahaya alami.

“Setelah subjek terbangun dalam setiap skenario, kami menilai rasa kantuk, kewaspadaan, dan kelelahan mereka,” kata Matsushita.

Kewaspadaan objektif (diukur dengan elektrokardiogram) dan rasa kantuk yang dilaporkan sendiri secara signifikan lebih baik dalam dua skenario dengan paparan cahaya alami dibandingkan dengan tanpa paparan cahaya alami.

Namun, waktu dan dosis cahaya tersebut tampaknya penting. Rasa kantuk objektif yang diukur melalui aktivitas otak pada elektroensefalogram secara signifikan lebih rendah setelah paparan cahaya alami selama 20 menit sebelum bangun, dibandingkan dengan kedua skenario lainnya.

Paparan cahaya alami sejak fajar hingga bangun mungkin memberikan terlalu banyak sinar matahari terlalu cepat, yang berpotensi mengganggu tidur. “Penelitian baru ini dapat membangun temuan ini, mengeksplorasi secara lebih rinci cara terbaik untuk melawan kantuk dengan sinar matahari,” terang Matsushita.

“Di masa mendatang, kami berharap dapat mengendalikan cahaya alami di lingkungan tidur yang berubah seiring musim dan waktu, serta menjelaskan cara menghadirkan cahaya alami yang sesuai untuk membangunkan diri dengan lebih nyaman,” jelasnya. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.