Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebab Pasti Kapal Wisata Terbalik di Tiongkok Dicari, Ini Dugaan Ahli

📅 Senin, 05 Mei 2025, 10:31 WIB | Oleh:
Penyebab Pasti Kapal Wisata Terbalik di Tiongkok Dicari, Ini Dugaan Ahli Doc: ANTARA/yds
Ket. Insiden tragis dari kapal wisata yang terbalik ini menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 14 orang hilang, dan 60 lainnya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit.

GUIZHOU - Dua kapal yang mengangkut wisatawan dilaporkan terbalik saat berlayar di sebuah sungai di Kota Qianxi, Provinsi Guizhou, Tiongkok, pada Minggu (4/5) waktu setempat. Insiden tragis ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia, 14 orang hilang, dan 60 lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mencari 14 wisatawan yang masih belum ditemukan, seperti dilaporkan oleh AFP.

Hingga saat ini, nama objek wisata tempat terjadinya kecelakaan maupun penyebab pasti terbaliknya kedua kapal tersebut belum diungkapkan oleh pihak berwenang.

Presiden Tiongkok Xi Jinping telah mengeluarkan instruksi untuk mengerahkan segala upaya dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban yang hilang, serta memberikan perawatan maksimal bagi para korban luka yang kini dirawat di rumah sakit.

Selain itu, Presiden Xi menekankan pentingnya peningkatan langkah-langkah keselamatan di berbagai objek wisata dan tempat umum besar lainnya di seluruh negeri.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Zhang Guoqing, juga telah diturunkan langsung ke lokasi kejadian untuk mengawasi jalannya operasi penyelamatan dan penanganan pasca-insiden.

Meskipun penyebab pasti insiden ini masih dalam penyelidikan, Dr. Li Wei, seorang ahli keselamatan transportasi air dari Universitas Tsinghua, menduga beberapa faktor potensial.

"Kelebihan muatan penumpang, kondisi cuaca buruk yang datang tiba-tiba seperti angin kencang atau arus deras, atau bahkan masalah teknis pada kapal itu sendiri bisa menjadi penyebab utama. Penting untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap kondisi kapal, kapasitas penumpang, dan catatan operasional," ujarnya.

Di sisi lain, Bapak Sun Jian, seorang pengelola wisata sungai berpengalaman di wilayah lain Tiongkok, menyoroti pentingnya regulasi dan pengawasan yang ketat.

"Pengawasan terhadap jumlah penumpang, kelaikan kapal, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan adalah kunci. Tragedi ini bisa menjadi pelajaran pahit tentang perlunya penegakan aturan yang lebih ketat dan inspeksi rutin untuk memastikan keselamatan wisatawan di objek wisata air," katanya.

Pihak berwenang setempat diharapkan dapat segera mengungkap penyebab pasti dari insiden memilukan ini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk menghindari terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Operasi pencarian dan penyelamatan bagi 14 wisatawan yang hilang masih terus berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.