Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alarm Ekonomi! BPS Umumkan Pertumbuhan Melambat di Kuartal Pertama 2025

📅 Senin, 05 Mei 2025, 17:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Alarm Ekonomi! BPS Umumkan Pertumbuhan Melambat di Kuartal Pertama 2025 Doc: ANTARA/HO-PT TPS
Ket. Ilustrasi - Kegiatan bongkar muat peti kemas di Lapangan Penumpukan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Jawa Timur, Selasa (28/4/2025).

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi nasional pada Januari - Maret 2025 melambat dari periode tiga bulan sebelumnya. 

Konsumsi rumah tangga dan ekspor menjadi penopang kinerja pertumbuhan ekonomi triwulan I-2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,87 persen year-on-year (yoy) pada triwulan I 2025.

Angka tersebut di bawah capaian pada triwulan IV-2014 sebesar 5,02 persen. 

“Besaran Produk Domestik Bruto atau PDB pada triwulan I 2025 Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) adalah sebesar Rp5.665,9 triliun dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) adalah Rp3.264,5 triliun,” ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Senin (5/5).

Amalia menyebut pertumbuhan ekonomi triwulan I-2025 ditopang oleh pertumbuhan komponen konsumsi rumah tangga dan ekspor, yang masing-masing tumbuh secara tahunan sebesar 4,89 persen dan 6,78 persen.

”Komponen pengeluaran yang tumbuh tinggi adalah ekspor didorong oleh kenaikan nilai ekspor nonmigas dan kunjungan wisatawan mancanegara. Kemudian konsumsi rumah tangga tumbuh didorong adanya momen Ramadhan dan liburan Idul Fitri di akhir Maret 2025,” ujarnya.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2025, sejalan dengan adanya stagnasi pada pertumbuhan konsumsi rumah tangga di triwulan I-2025 berbanding pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan I-2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

WMO dan PBB Peringatkan El Niño Meningkat Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027 dan Dampaknya pada Masyarakat Rentan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.