Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penjualan dan Konsumsi Kuaci Dilarang Klub Divisi Dua Spanyol Elche

25 Minggu, 04 Mei 2025, 20:22 WIB | Oleh:
Penjualan dan Konsumsi Kuaci Dilarang Klub Divisi Dua Spanyol Elche Penjualan dan Konsumsi Kuaci Dilarang Klub Divisi Dua Spanyol Elche Doc: ANTARA/pixabay.
Ket. llustrasi Kuaci.

JAKARTA - Klub divisi kedua Liga Spanyol, Elche, melarang penjualan dan konsumsi kuaci di kandang mereka, Stadion Manuel Martinez Valero.

Elche Club de Futbol telah memutuskan untuk melarang penjualan dan konsumsi kuaci di seluruh area stadion Martínez Valero mulai dari pertandingan berikutnya melawan Levante UD. Langkah ini diambil demi melindungi fasilitas stadion, menjaga kebersihan, serta memperkuat komitmen klub terhadap keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan,” demikian pernyataan Elche di laman resminya dikutip pada Jumat (2/5).

“Keputusan ini bukan dimaksudkan untuk menghukum para penggemar, melainkan untuk menjaga ruang bersama ini dalam kondisi terbaik. Elche CF, yang tengah menjalani proses peningkatan menyeluruh terhadap stadionnya, mengajak semua pihak untuk bertanggung jawab demi menjaga Martinez Valero sebagai contoh ketertiban, rasa hormat, kebersihan, dan kebanggaan Franjiverde,” lanjutnya

Kuaci, yang dikenal dengan nama pipas di Spanyol, merupakan camilan populer di negara tersebut. Secara tradisional, kuaci dikonsumsi oleh para penggemar saat menyaksikan pertandingan sepak bola.

Masalah kemudian muncul karena kulit kuaci kerap dibuang sembarangan ke lantai stadion. Sampah kulit-kulit kuaci kemudian menyumbat saluran pembuangan, merusak kursi penonton, serta membuat klub harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk urusan kebersihan karena menarik hama seperti tikus dan burung merpati.

Pihak klub juga menyebut bahwa penumpukan biji di lantai menyebabkan erosi beton dan penumpukan kotoran di area yang sulit dijangkau.

Elche saat ini memuncaki klasemen sementara divisi kedua Liga Spanyol dengan koleksi 68 poin. Divisi kedua Liga Spanyol masih menyisakan lima pertandingan lagi, dan Elche berpeluang besar promosi ke strata tertinggi setelah dipaksa turun kasta karena masalah administrasi pada musim 2014/2015. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Badai Austen Picu Blackout ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.