Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lahan Seluas Delapan Hektare Disiapkan Pemkot Malang Jatim untuk Sekolah Rakyat

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 17:25 WIB | Oleh:
Lahan Seluas Delapan Hektare Disiapkan Pemkot Malang Jatim untuk Sekolah Rakyat Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso ditemui seusai meninjau lahan yang dicanangkan untuk dibangun Sekolah Rakyat di Kecamatan Kedungkandang, Minggu (4/5).

MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur menyiapkan lahan seluas delapan hektare lebih di Kecamatan Kedungkandang untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso di Kota Malang, Minggu, mengatakan lahan yang diusulkan menjadi tempat pembangunan Sekolah Rakyat telah ditinjau Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum Mohammad Zainal Fatah.

"Kalau lahan ini sendiri delapan koma sekian hektare. Lokasinya berada di sebelah GOR Ken Arok sudah dilihat beliau (Sekjen Kementerian PU) juga dan sangat ideal," katanya.

Ia menjelaskan pembangunan yang diproyeksikan di lahan tersebut selain gedung sekolah, juga sarana dan prasarana pendukung aktivitas para pelajar.

Penyiapan saran dan prasarana tersebut untuk menyelaraskan dengan konsep Sekolah Rakyat, yakni sekolah berasrama.

Pembangunan di lahan delapan hektare lebih sepenuhnya menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Kalau yang berangkat dari lahan baru, kalau saya lihat mekanisme yang ada sekarang, kemungkinan pada 2026. Karena, nantinya pasti ada mekanisme pengadaan barang jasanya, kemudian juga pembangunan fisiknya, meskipun desain standarnya sudah ready," ujarnya.

Saat ini, pihaknya juga sudah mempersiapkan gedung eks-Politeknik Kota Malang (Poltekom) sebagai tempat Sekolah Rakyat.

Namun, kata dia, proses belajar mengajar Sekolah Rakyat di bangunan tersebut bersifat sementara waktu.

Nantinya, katanya, jika pembangunan bangunan Sekolah Rakyat di lahan itu telah selesai, maka seluruh kegiatan akan dialihkan ke tempat itu.

"Sekolah rakyat sendiri itu ada desain standar yang memang sudah dilakukan kajian secara mendalam. Lokasi yang memang berangkat dari lahan kosong nanti akan ditempati secara ideal dan paripurna, secara kelengkapan Sekolah Rakyat sudah benar-benar komplit," kata dia.

Berdasarkan data sementara Pemkot Malang, Sekolah Rakyat di gedung eks-Poltekom mengakomodasi 100 pelajar yang dibagi dalam empat rombongan belajar (rombel). Setiap satu rombel diisi 25 pelajar, dan terdiri atas jenjang SD dan SMP

"Sekarang sedang diverifikasi calon siswa siswinya oleh Dinas Sosial. Mereka adalah yang masuk desil satu dan dua," kata Erik.

Dia menambahkan penggunaan gedung eks-Poltekom juga memprioritaskan program pemerintah pusat dengan komando Kementerian Sosial (Kemensos) bisa berjalan sedini mungkin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.