Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Risiko Banjir Lahar DAS Anai, Kementerian PU Segera Bangun 9 Sabo Dam Gunung Marapi Sumbar

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 18:36 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kurangi Risiko Banjir Lahar DAS Anai, Kementerian PU Segera Bangun 9 Sabo Dam Gunung Marapi Sumbar Doc: Kementerian Pekerjaan Umum (PU)
Ket. Kementerian PU akan berupaya membangun 6 sabo dam yang berada di Kabupaten Tanah Datar dan 3 sabo dam di Kabupaten Agam

Tanah Datar - Dalam kunjungan kerja di Sumatera Barat pada Jumat - Minggu (2-4/5), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau lokasi rencana pembangunan Sabo Dam yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Anai di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pembangunan Sabo Dam bertujuan untuk mengurangi risiko dan dampak banjir lahar dari erupsi Gunung Marapi.

Menteri Dody mengatakan Kementerian PU akan berupaya membangun 6 sabo dam yang berada di Kabupaten Tanah Datar dan 3 sabo dam di Kabupaten Agam. 

"Pembangunan 1 sabo dam membutuhkan biaya Rp25 miliar. Kalau lahan sudah siap, Insya Allah segera dibangun 6 sabo dam di Tanah Datar dan 3 sabo dam di Agam," kata Menteri Dody. 

Menurut Menteri Dody, melihat kondisi Gunung Marapi yang masih tetap aktif, tentu akan menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat terhadap potensi bencana. Untuk itu, Menteri Dody meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk segera merealisasi pekerjaan fisik sabo dam sesuai dengan rencana. 

"Tadi di atas (gunung) diinformasikan oleh Komisi V DPR RI ada 1 juta m³ abu. Diharapkan Sabo Dam ini nantinya bisa melindungi masyarakat akibat bencana golodo," kata Menteri Dody. 

Pembangunan sabo dam DAS Anai merupakan upaya mitigasi bencana banjir lahar dan banjir bandang dampak dari erupsi Gunung Marapi pada Mei 2024 lalu. Enam sabo dam di Kabupaten Tanah Datar meliputi 3 sabo dam di Sungai/Batang Malana, 2 sabo dam di Sungai/Batang Anai, dan 1 Series River Training Works di Sungai/Batang Pagu-Pagu. Kemudian 3 sabo dam lagi akan dibangun di Sungai/Batang Katik, Kabupaten Agam. 

Secara teknis, Sabo Dan di DAS Anai dibangun bertingkat di tengah bendung ,sehingga sabo dapat mengalirkan air, sekaligus membendung sedimen atau endapan material vulkanik. Apabila bendung tidak mampu menahan semua aliran debris, maka akan dilewatkan melalui bagian atas (overtopping), sehingga dapat meminimalisir risiko bencana banjir lahar di hilir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.