Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Kupang Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan Daerah

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 15:13 WIB | Oleh:
Wali Kota Kupang Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan Daerah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Kupang
Ket. Wali Kota Kupang dr. Christian saat memimpin upacara peringatan Hardiknas 2025 di Buoyant Montessori School Kupang, Jumat (2/5).

KUPANG, NTT - Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Christian Widodo menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan daerah dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.

“Hardiknas 2025 menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter melalui pendidikan yang berkualitas,” kata Christian saat memimpin upacara peringatan Hardiknas 2025 di Buoyant Montessori School Kupang, Jumat (2/5).

Komitmen tersebut, kata dia, sejalan dengan visi-misinya bersama Wakil Wali Kota Serena Francis yang memprioritaskan pembangunan SDM berkualitas dan berkarakter melalui pendidikan.

Karena itu ia mengajak setiap pihak untuk bersatu dan bersama-sama membangun kualitas pendidikan daerah. “Keberhasilan pendidikan bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah kolaborasi semua elemen sosial,” katanya.

Ia menegaskan pembangunan kota tidak hanya ditandai oleh infrastruktur megah, tetapi juga oleh terciptanya lingkungan yang sehat dan masyarakat yang berkualitas.

"Membangun kota berarti membangun manusia yang tinggal di dalamnya dan membangun manusia berarti membangun pendidikan dan kesehatan," ujar Wali Kota Kupang itu.

Pada kesempatan itu ia turut memaparkan sejumlah capaian penting dalam bidang pendidikan Kota Kupang, seperti tingkat partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang meningkat dari 54,8 persen menjadi 55,9 persen, sementara untuk jenjang SD naik dari 92 persen menjadi 93 persen.

Adapun rasio guru dan murid dengan kategori ideal yakni satu guru mengajar delapan hingga sembilan murid, disebut sebagai salah satu kekuatan pendidikan di Kota Kupang. Selain itu rata-rata lama sekolah saat ini mencapai 11,64 tahun, sedangkan harapan lama sekolah menyentuh angka 16,44 tahun.

“Lebih membanggakan lagi, tingkat kelulusan SD dan SMP dalam dua tahun terakhir mencapai seratus persen,” ucapnya.

Ia mengatakan pencapaian ini dan Hardiknas 2025 menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Kota Kupang untuk terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan SDM unggul demi masa depan kota yang lebih baik.

Upacara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang, peluncuran Mata Pelajaran Pendidikan Lingkungan sebagai mata pelajaran wajib dalam Kurikulum Muatan Lokal, serta peluncuran Buku 7 Kebiasaan Anak PAUD Indonesia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.