Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Angkatan Udara AS Uji Jet Tempur Nirawak Pendamping F-22 dan F-35

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 16:12 WIB | Oleh:
Angkatan Udara AS Uji Jet Tempur Nirawak Pendamping F-22 dan F-35 Doc: Istimewa
Ket. Perkiraan spesifikasi YFQ-44A meliputi panjang 6,1 meter, lebar sayap 5,2 meter, berat lepas landas maksimum 2.268 kilogram, dan tenaga penggerak dari mesin turbofan Williams FJ44-4M

WASHINGTON - Departemen Angkatan Udara AS pada Kamis (1/5), secara resmi memulai pengujian darat untuk program Collaborative Combat Aircraft (CCA), yang mengawali fase kunci dalam upaya Angkatan Udara untuk menerjunkan sistem otonom sebagai bagian dari struktur pasukan tempur masa depannya. 

Program tersebut, yang merupakan komponen utama dari inisiatif Next Generation Air Dominance (NGAD), telah memasuki fase validasi darat untuk dua kendaraan uji representatif produksi awalnya: YFQ-42A yang dikembangkan oleh General Atomics, dan YFQ-44A yang dikembangkan oleh Anduril Industries. Bersamaan dengan itu, Angkatan Udara mengumumkan pemilihan Pangkalan Angkatan Udara Beale, California, sebagai lokasi pilihan untuk Unit Kesiapan Pesawat Udara (ARU) pertama yang didedikasikan untuk armada CCA.

Dari Army Recognition, perkiraan spesifikasi YFQ-44A meliputi panjang 6,1 meter, lebar sayap 5,2 meter, berat lepas landas maksimum 2.268 kilogram, dan tenaga penggerak dari mesin turbofan Williams FJ44-4M yang menghasilkan daya dorong 4.000 lbf (17,8 kilonewton).

Tahap pengujian darat mencakup penilaian propulsi, avionik, integrasi otonomi, dan sistem kontrol untuk platform YFQ-42A dan YFQ-44A. Evaluasi ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko sebelum pengujian penerbangan dimulai pada akhir tahun 2025 dan akan mendukung keputusan tentang arsitektur sistem masa depan dan dasar kinerja. Menurut pernyataan resmi, pesawat itu akan mendukung misi masa depan dengan beroperasi dalam koordinasi dengan pesawat tempur berawak seperti F-22 dan F-35, membawa amunisi udara-ke-udara tambahan dan meningkatkan fleksibilitas operasional di lingkungan yang diperebutkan. 

Kedua kendaraan telah secara resmi ditetapkan di bawah Mission Design Series: "Y" untuk prototipe, "F" untuk pesawat tempur, "Q" untuk tak berawak, diikuti oleh nomor urut individu (42 dan 44) dan indikator versi "A." Awalan "Y" akan dihapus setelah masuk ke produksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angkatan Bersenjata Iran Me...
Luar Negeri
Inggris Segera Larang Anak ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.