Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Monas Mulai Dipenuhi Ribuan Buruh

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Monas Mulai Dipenuhi Ribuan Buruh Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah buruh saat menuju ke panggung utama di Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025).

JAKARTA – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja, mulai memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2025.

Informasi yang dihimpun ANTARA, di Jakarta, Kamis (01/5), menyebutkan mereka berdatangan dari berbagai arah secara berkelompok, baik menggunakan kendaraan bus, sepeda motor, maupun ada pula yang berjalan kaki.

Mereka mengenakan atribut masing-masing tempat mereka bernaung dan ada juga yang mengenakan seragam berupa kaus putih bertuliskan May Day 2025.

Seorang buruh dari Bekasi, Sutisna, mengatakan datang bersama rekan-rekan satu profesi untuk memperingati Hari Buruh.

"Kami menggunakan bus, dari Bekasi tadi sekitar jam 07.00 WIB," kata dia.

Menurut dia, momentum peringatan Hari Buruh kali ini cukup istimewa karena Presiden Prabowo Subianto berkenan hadir dan akan berdialog dengan para buruh.

Ia berharap dengan kehadiran Presiden RI pada acara tersebut bisa membawa kebaikan bagi para buruh sehingga kebijakan pemerintah pro dengan mereka.

"Harapannya tentu kami ingin sejahtera. Semoga Presiden bisa lebih berpihak kepada kami, kaum buruh," katanya.

Saat ini ribuan buruh masih terus berdatangan di Kawasan Monas, mereka mengenakan atributnya masing-masing.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 13.252 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Kamis ini.

Belasan ribu personel gabungan itu yang terdiri dari 9.591 personel Polri, 3.385 personel TNI dan 276 personel pemerintahan daerah.

Peringatan Hari Buruh atau May Day dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat dan diperkirakan dihadiri oleh sekitar 200 ribu buruh dari Jabodetabek dan sekitarnya.

Dalam aksinya, para buruh akan menyampaikan enam aspirasi, di antaranya meminta disahkan Rancangan Undang Undang (RUU) Pokok Ketenagakerjaan. Kemudian juga menuntut untuk penetapan upah layak nasional, serta menegakkan tindak pidana korupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.