Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jayapura Kencangkan Sabuk Pangan, Pertanian Jadi Andalan Tekan Inflasi

7 Kamis, 01 Mei 2025, 22:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jayapura Kencangkan Sabuk Pangan, Pertanian Jadi Andalan Tekan Inflasi Jayapura Kencangkan Sabuk Pangan, Pertanian Jadi Andalan Tekan Inflasi Doc: ANTARA/HO-PMI
Ket. Petani binaan Papua Muda Inspiratif (PMI) melakukan panen jagung seluas 10 hektar di Kampung Yakasib, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

JAYAPURA - Peningkatan produksi merupakan faktor dalam mengatasi lonjakan harga pangan. Namun, kenaikan produksi saja belum cukup untuk mengatasi inflasi pangan, mengingat ada faktor lainnya yang juga tak kalah penting, seperti distribusi. 

Untuk benar-benar mengendalikan inflasi pangan, perlu sinergi dengan distribusi, logistik, kebijakan cadangan pangan, dan perlindungan petani.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua terus mendorong ekspansi sektor pertanian, sebagai strategi utama menekan inflasi dan menjaga ketersediaan pasokan pangan di daerah ini.

Ketua TPID Kabupaten Jayapura Delila Giyai di Sentani, Kamis (1/5), mengatakan pendekatan pengendalian harga tidak hanya dilakukan di pasar, tetapi juga melalui penguatan produksi di hulu, terutama sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

"Program yang dilakukan ini kita perluas untuk bidang pertanian, pertanian dalam arti luas mencakup perkebunan, peternakan, perikanan dan sebagainya, kita memperluas lahan dan meningkatkan hasil produksi," katanya.

Menurut Delila, TPID bersama dinas terkait turut mengoptimalkan peran penyuluh pertanian untuk mendampingi petani dalam setiap tahapan, mulai dari pemilihan komoditas yang sesuai, penanganan hama, hingga pemenuhan kebutuhan pupuk dan obat-obatan.

"Kita minta penyuluh bekerja di lapangan membantu petani, kalau tanamannya terserang hama atau butuh pupuk dan sebagainya mereka yang bimbing, agar hasilnya maksimal sesuai kondisi lahan," ujarnya.

Dia menjelaskan tantangan utama dalam mengembangkan pertanian di Kabupaten Jayapura yakni konsistensi petani, mengingat ada kebiasaan petani untuk beralih ke komoditas lain atau mengikuti tren sesaat.

"Ada kebiasaan petani jika bosan mereka akan beralih menanam komoditas lain, ini yang sedang kita bina mereka bahwa kontinuitas itu penting," katanya.

Dia menambahkan keberlanjutan produksi menjadi penting agar masyarakat maupun pelaku usaha tahu, kemana harus mencari bahan baku seperti jagung untuk pakan ternak, karena kontinuitas juga mempermudah penghitungan produksi dan perencanaan distribusi.

"Jika produksi terdata baik, kita dapat menghitung luas panen dan hasil produksinya, itu akan memudahkan kita mengukur ketahanan pangan dan menekan potensi inflasi dari sisi pasokan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
OJK Telah Terima 94.363 Pen...
Olahraga
Luar Biasa Seru, Persija Tu...
Luar Negeri
Para Ahli Serukan Perubahan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89   

Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89  

07 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.