Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Swiss Ukir Sejarah Lolos ke Perempat Final Piala Dunia Setelah 72 Tahun

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 08:46 WIB | Oleh:
Singkirkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Swiss Ukir Sejarah Lolos ke Perempat Final Piala Dunia Setelah 72 Tahun Doc: FIFA
Ket. Para pemain timnas Swiss melakukan selebrasi usai menang atas Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Rabu (8/7) dini hari WIB.

VANCOUVER – Timnas Swiss mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya sejak edisi 1954, Swiss berhasil melangkah ke babak perempat final setelah menyingkirkan Kolombia melalui drama adu penalti dengan skor 4-3, menyusul hasil imbang tanpa gol selama 120 menit di BC Place, Vancouver, Rabu (8/7) pagi WIB.

Kemenangan itu memastikan Swiss menantang juara bertahan Argentina pada babak delapan besar.

Pahlawan kemenangan Swiss adalah Ruben Vargas, yang dengan tenang mengeksekusi penalti penentu ke sudut bawah gawang setelah drama adu penalti berlangsung menegangkan.

Keberhasilan Swiss tidak lepas dari aksi gemilang kiper Gregor Kobel, yang menggagalkan tendangan penalti penyerang Kolombia, Cucho Hernandez. Sebelumnya, bek Kolombia Davinson Sanchez juga gagal setelah sepakannya membentur mistar gawang.

Swiss sendiri sempat kehilangan peluang ketika Manuel Akanji gagal mengeksekusi penalti karena tendangannya melambung di atas mistar. Namun Vargas memastikan kemenangan dengan penyelesaian yang sempurna.

"Sangat sulit bagi saya untuk menyadari apa yang telah kami capai hari ini," kata Vargas.

"Saya sangat bersyukur bisa merasakan momen ini. Pertandingannya luar biasa. Selama 120 menit kami memberikan segalanya di lapangan. Kami menghadapi lawan yang sangat kuat, tetapi sekarang kami telah menciptakan sejarah. Rasanya luar biasa bisa mencetak penalti penentu kemenangan."

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Kolombia yang berharap mengulang pencapaian terbaik mereka saat menembus perempat final Piala Dunia 2014 di Brasil.

Sepanjang pertandingan, Kolombia sebenarnya beberapa kali mengancam gawang Swiss.

Peluang terbaik pada babak pertama hadir pada menit ke-21 ketika gelandang Gustavo Puerta melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Namun Kobel melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola ke sisi kiri gawangnya.

Swiss langsung merespons melalui Fabian Rieder, tetapi upayanya dari sudut sempit juga berhasil digagalkan kiper Kolombia, Camilo Vargas.

Memasuki menit ke-91, Swiss nyaris mengakhiri pertandingan lewat aksi Dan Ndoye. Sayangnya, tendangan mendatarnya masih melebar tipis dari tiang jauh.

Kesempatan emas kembali dimiliki Kolombia pada babak tambahan waktu ketika bek tengah Jhon Lucumi menyambut sepak pojok tanpa kawalan. Namun sundulannya hanya membentur mistar gawang sehingga skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit panjang berbunyi.

Kolombia memasuki pertandingan dengan catatan pertahanan yang impresif setelah hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.