Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Kesenjangan Pendidikan, SMA Unggulan Garuda Dibuka di Papua Tengah

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 10:38 WIB | Oleh:
Atasi Kesenjangan Pendidikan, SMA Unggulan Garuda Dibuka di Papua Tengah Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Menurut Nawipa, kebijakan Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi yang memilih Nabire sebagai lokasi pembangunan SMA Unggulan Garuda di Papua Tengah sangat tepat bagi kemajuan pendidikan di Tanah Papua ke depan.

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa menilai kehadiran SMA Unggulan Garuda menjadi salah satu solusi bagi pemenuhan akses pendidikan yang merata bagi seluruh generasi di daerah tersebut.

"Untuk itu kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang memilih Nabire sebagai lokasi pembangunan SMA Unggulan Garuda," katanya dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Timika, Kamis.

Menurut Nawipa, kebijakan Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi yang memilih Nabire sebagai lokasi pembangunan SMA Unggulan Garuda di Papua Tengah sangat tepat bagi kemajuan pendidikan di Tanah Papua ke depan.

"Sebab posisi Nabire berada tepat di tengah-tengah Pulau Papua yang memudahkan akses bagi-anak dari kabupaten lain tidak hanya dari Papua Tengah," ujarnya.

Dia menjelaskan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi sejalan dengan visi misi Pemprov Papua Tengah dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing dengan menghadirkan lembaga pendidikan bermutu.

"Kami mempunyai beberapa alternatif lokasi salah satunya Kampung Karadiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire di mana lahan nya sudah siap hanya menunggu sentuhan kebijakan pemerintah pusat," katanya lagi.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengatakan pembangunan SMA Unggulan Garuda merupakan upaya mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses merata bagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

"Bapak Presiden ingin membangun ekosistem sains dan teknologi Republik Indonesia yang terutama sekali ialah harus memberikan akses kepada mereka yang selama ini belum memiliki akses mengenyam pendidikan berkualitas," katanya.

Dia menambahkan SMA Unggulan Garuda akan menjadi sekolah berasrama agar para siswa bisa bersama mengenal satu sama lain dan peka terhadap keragaman Indonesia.

"Dengan demikian mereka menjadi generasi yang mampu menjadi pemimpin yang arif dan bijaksana serta memiliki wawasan global dan kepekaan lokal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.