Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia Tangkap Agen Ukraina setelah Bom Mobil Tewaskan Jenderal Senior

📅 Senin, 28 Apr 2025, 07:10 WIB | Oleh:
Russia Tangkap Agen Ukraina setelah Bom Mobil Tewaskan Jenderal Senior Doc: Istimewa
Ket. Gambar yang belum diverifikasi dari petugas darurat yang bekerja di lokasi serangan bom mobil yang menewaskan Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik di Balashikha, di luar Moskow, pada 25 April 2025.

MOSKOW -  Dinas Keamanan Federal Russia atauFederal Security Service (FSB), pada Sabtu (26/4) menahan seorang "agen layanan khusus Ukraina" yang dituduh menanam bahan peledak di dalam mobil yang menewaskan seorang jenderal senior Russia pada hari Jumat. 

Dilansir oleh Newsweek, Ukraina telah dikaitkan dengan kematian beberapa komandan tinggi Rusia sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke tetangganya lebih dari tiga tahun lalu, termasuk dalam operasi di Moskow.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia,  Maria Zakharova mengatakan pada hari Jumat bahwa Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik, wakil kepala direktorat operasional utama Staf Umum Rusia, tewas pada hari sebelumnya ketika sebuah mobil meledak di pinggiran Balashikha di sebelah timur pusat kota Moskow.

FSB Rusia—badan keamanan dalam negeri utama negara tersebut yang menggantikan KGB era Soviet —mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menahan Ignat Kuzin, yang digambarkan oleh badan tersebut sebagai mata-mata Ukraina.

"Ada alasan untuk percaya bahwa dinas khusus Ukraina terlibat dalam pembunuhan itu," kata Zakharova pada hari Jumat.

Ukraina belum berkomentar dan Kyiv biasanya tidak mengeluarkan pernyataan publik yang menunjukkan tanggung jawab atas serangan yang ditargetkan di luar wilayahnya.

Kuzin adalah "penduduk Ukraina," kata FSB, mengklaim ia menanam alat peledak rakitan di dalam Volkswagen Golf yang kemudian diledakkan dari jarak jauh dari wilayah Ukraina, menurut media Rusia.

FSB mengatakan Kuzin telah direkrut oleh badan intelijen Ukraina pada April 2023 di wilayah sekitar ibu kota Ukraina. Ia kemudian pergi ke Moskow pada September 2023, kata badan tersebut.

Komite investigasi Rusia, yang membuka investigasi atas kematian Moskalik, mengatakan pada hari Sabtu bahwa Kuzin "memberikan pengakuan," dan telah memberi tahu pihak berwenang Rusia bahwa ia telah bertindak atas instruksi pengurusnya.

Moskalik telah bekerja dalam negosiasi dengan Kyiv, kata Zakharova, setelah Rusia merebut Krimea dari Ukraina dan mendukung gerakan separatis di wilayah Donetsk dan Luhansk timur pada tahun 2014.

Bom tersebut meledak tepat setelah utusan khusus Presiden AS Donald Trump , Steve Witkoff, mengunjungi Moskow untuk keempat kalinya tahun ini dalam upaya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata, karena pejabat Gedung Putih memberi sinyal pemerintah sudah kehabisan kesabaran untuk menengahi kesepakatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.