Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendaki Asal Malaysia Alami Kecelakaan di Gunung Rinjani

📅 Senin, 28 Apr 2025, 13:58 WIB | Oleh:
Pendaki Asal Malaysia Alami Kecelakaan di Gunung Rinjani Doc: antara foto
Ket. Evakuasi pendaki Gunung Rinjani asal Malaysia.

MATARAM - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan seorang pendaki warga negara asing asal Malaysia bernama Chuah Uei Chyi mengalami kecelakaan di Gunung Rinjani.

Kepala Balai TNGR Yarman mengatakan pendaki itu kecelakaan di jalur pendakian Sembalun sekitar 200 meter di bawah Pelawangan Sembalun menuju ke arah Danau Segara Anak. “Kami menerima telepon dari pihak Halomi Trekker yang menginformasikan adanya kecelakaan yang menimpa salah satu tamu mereka," ujarnya di Mataram, Senin (28/4).

Yarman menuturkan informasi itu diperoleh dari Halomi Trekker sebuah organisasi penyelenggara pendakian sekitar pukul 14.11 WITA, pada Minggu (27/4).

Tim gabungan segera bergerak cepat usai menerima laporan tersebut untuk melakukan verifikasi dan mempersiapkan proses evakuasi.

“Setelah memverifikasi data tamu atas nama Chuah Uei Chyi melalui tiket elektronik, kami langsung menghubungi tim evakuasi untuk bersiap," kata Yarman.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban yang melakukan pendakian melalui jalur Sembalun sejak Sabtu (26/4) hingga Minggu (27/4). Sejauh ini belum diketahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Sekitar pukul 14.30 WITA, tim medis dari Ranger Rinjani yang bersiaga di shelter emergency Pelawangan Sembalun diperintahkan oleh tim Emergency Medical Handling Crew (EMHC) untuk segera turun menuju lokasi korban.

Mereka membawa tandu sebagai persiapan untuk evakuasi dan memberikan penanganan pertama kepada korban.

Para porter dari organisasi penyelenggara pendakian berinisiatif membantu dengan menandu korban menuju Pelawangan Sembalun untuk mempermudah koordinasi dan tindakan medis lebih lanjut.

"Untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan, korban ditandu ke atas menuju Pelawangan Sembalun. Saat ini, tim sedang dalam perjalanan," ucap Yarman.

Pada 27 April 2025 sekitar pukul 16.51 WITA, pihak Balai TNGR menerima informasi dari organisasi penyelenggara pendakian bahwa korban telah berhasil tiba di Pelawangan Sembalun atau shelter emergency.

“Kami mendapatkan konfirmasi bahwa korban sudah sampai di Pelawangan. Ini tentu mempercepat proses penanganan medis,” katanya.

Selanjutnya, pada pukul 17.30 WITA, korban mulai dibawa turun dari Pelawangan Sembalun. Proses evakuasi diperkirakan akan memakan waktu mengingat kondisi jalur pendakian yang menantang.

Balai TNGR berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan kondisi korban dan proses evakuasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

25 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.