Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kunci Sukses Investasi Papua, BEI Tekankan Pentingnya Diversifikasi

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 18:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kunci Sukses Investasi Papua, BEI Tekankan Pentingnya Diversifikasi Doc: ANTARA/HO-BEI Papua
Ket. Suasana kegiatan Investor Gathering dan Market Update dengan tema “Diversification Strategy during Trump’s 2.0 Bearish Era” bertempat Kota Jayapura, Papua, Jumat (25/4/2025).

JAYAPURA - Pasar modal Papua tumbuh poaitif dengan jumlah investor yang meningkat dan nilai transaksi yang mencapai Rp 1,7 triliun per April 2025. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghadirkan 27 Galeri Investasi di Papua, yang berfungsi sebagai pusat edukasi dan simulasi investasi saham.

BEI terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Papua melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan asosiasi pengusaha.

BEI Provinsi Papua menyebutkan diversifikasi merupakan kunci untuk investasi berkelanjutan bagi para investor di Bumi Cenderawasih yang dapat mengurangi risiko dalam berinvestasi mengakibatkan terjadinya kegagalan investasi.

Kepala Wilayah BEI Papua Kresna A Payokwa, di Jayapura, Minggu (27/4), mengatakan untuk itu pihaknya kini sedang gencar memberikan edukasi dan wawasan strategis bagi para investor di Papua.

“Seperti diketahui saat ini situasi dinamika ekonomi global dan nasional yang penuh tantangan oleh sebab perlu dilakukan mitigasi guna menjaga agar investasi tetap aman dan mengaktifkan kembali minat bertransaksi,” katanya lagi.

Menurut Aditya, Jumat (25/4), pihaknya menggelar kegiatan Investor Gathering dan Market Update dengan tema “Diversification Strategy during Trump’s 2.0 Bearish Era” di mana dalam kegiatan tersebut BEI menyampaikan terkait analisis pasar terkini dan strategi produk investasi dalam menghadapi ketidakpastian global.

“Untuk itu diversifikasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan sehingga melalui kegiatan tersebut kami ingin mendorong investor untuk menyusun strategi portofolio yang adaptif, serta memilih produk investasi pasar modal yang semakin variatif dan sesuai dengan profil risiko masing-masing,” ujarnya.

Dia menjelaskan saat ini pasar modal Papua menunjukkan pertumbuhan yang positif di mana jumlah investor per Maret 2025 mencapai 106.542, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Sedangkan untuk nilai transaksi investor pasar modal di Papua per April 2025 tercatat mencapai Rp1,7 triliun, menandakan tingginya animo masyarakat dalam berinvestasi,” katanya lagi.

Dia menambahkan, BEI sangat mendorong para investor di Papua terus pemanfaatan produk-produk investasi yang tersedia di pasar modal, termasuk saham, reksa dana, ETF, dan instrumen berbasis syariah.

“Pasar modal merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi Papua di mana melalui sinergi antara edukasi, teknologi, dan kemudahan akses, kami yakin masyarakat Papua bisa tumbuh sebagai investor yang tangguh dan mandiri,” ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KM Mutiara Sentosa II Menga...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

35 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

50 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.