Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hindari Jeratan Rentenir, Kopdes Merah Putih Jadi Benteng Desa dari Gempuran Utang Ilegal

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 17:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hindari Jeratan Rentenir, Kopdes Merah Putih Jadi Benteng Desa dari Gempuran Utang Ilegal Doc: ANTARA/Ali Khumaini
Ket. Ilustrasi - Kantor Dinas Koperasi dan UKM Karawang.

MALANG - Koperasi dapat menjadi alat yang cukup efektif untuk menekan praktik rentenir, terutama di kalangan masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro. Koperasi simpan pinjam biasanya menawarkan bunga yang jauh lebih rendah dibanding rentenir. Ini membuatnya jadi alternatif logis bagi masyarakat yang butuh dana cepat.

Masih ada masyarakat yang lebih memilih rentenir karena dianggap “cepat cair tanpa ribet”, walau bunganya mencekik. Ini karena kurangnya pemahaman tentang koperasi.

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk mencegah masyarakat terjerat praktik pinjaman daring (pindar) dan praktik rentenir.

"Menurut data yang diperoleh pusat, terlalu banyak masyarakat bergantung pada pinjaman online dan terjebak praktik rentenir. Makanya Koperasi Desa Merah Putih dibentuk yang salah satu kegiatannya adalah simpan pinjam," kata Ferry dalam pidato sambutannya ketika hadir di Pondok Pesantren An-Nur 2, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (25/4).

Maka dari itu, ia menyebut bahwa Koperasi Desa Merah Putih bagian dari langkah dakwah dan jihad pada bidang ekonomi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.

"Presiden ingin membebaskan masyarakat desa dari itu, koperasi desa adalah dakwah ekonomi, ini adalah jihad ekonomi kita semua," ujarnya.

Ferry optimis kegiatan simpan pinjam akan menghadirkan pertumbuhan ekonomi di skala desa yang nantinya juga bisa berdampak pada nasional.

"Ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari niat kami dan presiden dalam menyejahterakan desa," ucapnya.

Ferry menjelaskan di dalam Koperasi Desa Merah Putih terdapat lima kegiatan lain, yakni kantor koperasi, apotek desa, klinik desa, pembukaan warung, toko, maupun gerai, dan gudang.

Untuk apotek desa, dijelaskan oleh dia, bahwa kegiatan tersebut guna memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses pada obat-obatan dengan harga terjangkau.

Lalu, klinik desa dibuka agar masyarakat di suatu wilayah pedesaan tidak perlu jauh-jauh berobat di puskesmas yang terletak di kecamatan.

Penyediaan klinik desa merupakan penunjang operasional bidang kesehatan yang diterapkan di puskesmas.

"Pencegahan penyakit, pemberian nutrisi yang baik bagi ibu hamil akan dilaksanakan di klinik desa," kata dia.

Lebih lanjut, khusus pembukaan warung, toko, maupun gerai sebagai salah satu kegiatan di Koperasi Desa Merah Putih bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat mendapatkan pasokan bahan kebutuhan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.