Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peserta UTBK Diharapkan Jujur

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 22:18 WIB | Oleh:
Peserta UTBK Diharapkan Jujur Doc: Muhamad Marup
Ket. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Khairul Munadi, saat meninjau pelaksanaan UTBK, di Jakarta, Rabu (23/4).

JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Khairul Munadi, berharap para peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) mengedepankan budaya jujur. UTBK sendiri merupakan rangkaian Seleksi Nasional Berdasarkan Tes sebagai salah satu jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Sebetulnya kita juga bersama-sama ingin menumbuhkan budaya jujur, budaya kejujuran kepada adik-adik peserta, gitu ya," ujar Khairul, saat meninjau pelaksanaan UTBK, di Jakarta, Rabu (23/4).

Dia mengimbau peserta untuk tidak curang dalam UTBK. Pihaknya telah memperkuat pengawasan berbasis sistem serta Standar Operasionar Prosedur (SOP) UTBK-SNBT. 

"Karena apapun sejatinya pendidikan tak hanya masalah lulus ujian, tapi juga bagaimana lulus dari godaan ke curang. Nah ini juga kita sampaikan. Kita sosialisasikan kepada adik-adik sebelum ujian berlangsung," jelasnya.

Sebagai informasi, UTBK-SNBT 2025 dilaksanakan sampai 3 Mei 2025 di 74 pusat UTBK dan 32 sub pusat UTBK yang tersebar di 9 wilayah, termasuk wilayah 3T. Adapun total peserta sebanyak 860.976 dengan daya tampung UTBK-SNBT sesbanyak 625.000 kursi.

Wakil Ketua Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Muryanto Amin, mengatakan, peserta yang curang saat UTBK bisa kena sanksi pidana. Meski sudah menyiapkan sanksi, pihaknya juga tetap melakukan mitigasi.

"Kalaupun tetap terjadi (kecurangan), sanksinya itu berat. Bahkan sampai ke polisi dan bahkan ada sampai yang dipidana," katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah mengamati berbagai pola kecurangan mulai dari proses pendaftaran dan persiapan tes. Proses mitigasi kecurangan tidak hanya melalui monitoring dan evaluasi secara langsung, tapi juga melalui teknologi seperti pengawasan dan keamanan server.

"Itu pola-pola kecurangan yang kita lihat dari tahun yang lalu bentuknya, serta kita prediksi, itu sudah kita mitigasi," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.