Jangan Puas Singkirkan Vietnam, Semifinal Lebih Berat
📅 Kamis, 05 Feb 2026, 07:03 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
JAKARTA - Timnas futsal Indonesia sukses membalas kekalahan dari Vietnam di SEA Games, dengan menang 3-2 di babak 8 besar Piala Asia Futsal 2026. Jangan puas di sini, semifinal lebih berat. Sebab Indonesia akan menantang raksasa Asia, Jepang, dalam laga semifinal yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, Kamis (5/2) malam WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga kesempatan emas bagi Garuda untuk menorehkan sejarah baru.
Indonesia melaju ke semifinal dengan penuh drama setelah menaklukkan Vietnam 3-2 di perempat final. Kemenangan itu mengantarkan Indonesia ke empat besar Asia untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan di ajang futsal kontinental. Di sisi lain, Jepang tampil superior dengan menghajar Afganistan 6-0, menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama futsal Asia.
Rekor pertemuan masih berpihak pada Samurai Biru. Dari tiga pertemuan di Piala Asia Futsal, Indonesia selalu kalah. Kekalahan pertama terjadi pada tahun 2002 saat Indonesia menjadi tuan rumah dan takluk 1-5 di fase grup.
Pada edisi 2005, Indonesia kembali tersungkur dengan skor telak 0-7. Pertemuan terakhir berlangsung di Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait, ketika Indonesia kalah tipis 2-3 di perempat final, meski sempat unggul lebih dulu.
Namun, kondisi kini jauh berbeda. Indonesia tampil sebagai tuan rumah, dengan dukungan penuh publik sendiri dan performa yang kian matang di bawah arahan pelatih Hector Souto. Pelatih itu menegaskan ambisinya membawa Indonesia melangkah lebih jauh. “Final. Sekarang targetnya final,” ujar Souto usai kemenangan atas Vietnam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Souto menyadari kualitas Jepang yang telah empat kali menjuarai Piala Asia Futsal. Namun dia menekankan pentingnya keberanian dan disiplin sejak menit awal. “Jika kami bisa mencetak gol lebih dulu, itu akan memberi kami peluang lebih dekat ke kemenangan. Tidak ada pilihan lain, ini akan menjadi pertarungan,” jelas Souto.
Dukungan penonton diyakini menjadi faktor krusial. Indonesia Arena yang bergemuruh disebut Souto mampu memberi energi tambahan, terutama di saat-saat sulit. Persiapan pun dilakukan secara detail, mulai dari pemulihan fisik hingga analisis taktik lawan, termasuk menghadapi Jepang yang kini dilatih Kensuke Takahashi, mantan pelatih timnas futsal Indonesia.
Bagi Indonesia, laga ini adalah momentum pembuktian. Menghadapi Jepang di kandang sendiri, Skuad Garuda tak hanya berjuang mengejar final pertama, tetapi juga mencoba mematahkan dominasi lama Samurai Biru. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!