Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhut Pastikan Terus Berupaya Jaga Populasi Orang Utan

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 19:25 WIB | Oleh:
Menhut Pastikan Terus Berupaya Jaga Populasi Orang Utan Doc: Antara

Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni mengatakan pihaknya terus berupaya untuk menjaga populasi orang utan (Pongo pygmaeus) termasuk memperhatikan sejumlah faktor, seperti memastikan pelepasan di hutan yang lestari.

Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu, Menhut Raja Juli mengatakan pihaknya melakukan sejumlah upaya menjaga populasi orang utan, yakni memperketat pelepasan kawasan dengan 3 elemen yang perlu diperhatikan, yaitu hutan harus lestari, pembangunan tidak boleh henti, dan kesejahteraan masyarakat itu pasti.

"Kita harus ketat dalam pelepasan kawasan, ada norma-norma yang harus kita ikuti, pembangunan itu memang tidak boleh henti, karena itu terkait dengan kesejahteraan masyarakat, terkait juga dengan pertumbuhan ekonomi dan itu memang diperlukan oleh bangsa ini," kata Raja Juli.

Namun, lanjutnya, saat bersamaan juga harus memastikan alam harus lestari, karena itu pemberian tuhan untuk kita bersama-sama. "Oleh karenanya harus kita jaga bersama-sama untuk anak cucu kita, dan kesejahteraan masyarakat itu pasti," tambahnya.

Menhut Raja Antoni menilai ketiga elemen ini perlu berjalan secara beriringan. Hal ini, menurutnya, dapat berjalan dengan adanya kerja sama dan kolaborasi antar-berbagai pihak.

"Jadi, 3 elemen ini harus kita kelola dengan baik, hutan harus lestari, pembangunan tidak boleh henti, kesejahteraan masyarakat itu pasti, dan ini harus kolaborasi dengan pusat dan daerah, bekerja sama dengan yayasan, pihak swasta dan lainnya," ujar Raja Juli.

Setelah melakukan pelepasliaran 6 individu orang utan di Muara Wahau, Kutai Timur, hari ini, Menhut beserta rombongan perlu melewati sungai menggunakan perahu dari dermaga KM 67 menuju dermaga Ponton, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju lokasi pelepasliaran dan melakukan pembukaan kandang salah satu orang utan betina bernama Mikhayla berusia 10 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.