Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dunia Berduka atas Berpulangnya Pemimpin Umat yang Rendah Hati dan Sederhana

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 09:27 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dunia Berduka atas Berpulangnya Pemimpin Umat yang Rendah Hati dan Sederhana Doc: ALBERTO PIZZOLI/AFP
Ket. Foto ini memperlihatkan layar raksasa yang menggambarkan mendiang Paus Fransiskus dengan tulisan “Malam ini pukul 19.30 di Lapangan Santo Petrus akan didaraskan doa Rosario untuk mengenang Paus Fransiskus

JAKARTA - Pemimpin Umat Katolik Sedunia, Paus Fran­siskus meninggal pada, Senin (21/4) pagi pukul 07.35 waktu Vatikan di usia 88 tahun, tepat sehari setelah misa perayaan Minggu Paskah, di mana Ia ma­sih sempat menampakkan diri kepada umat di Basilika St Pe­trus Vatikan. 

Berpulangnya Pemimpin tertinggi Tahta Suci Vatikan itu meninggalkan duka bukan ha­nya bagi umat Katolik di semua negara, tetapi juga bagi dunia karena sikap dan keteladanan­nya yang menarik simpati dan hormat dari berbagai kalangan.

Sikap rendah hati dan sederhana, serta sangat peduli pada kaum miskin dan ter­pinggirkan menjadikan Paus Fransiskus sebagai salah satu pemimpin karismatik yang sa­ngat berpengaruh di dunia. Si­kap kepedulian dan sikapnya itulah menjadi legacy dan wa­risan berharga yang ditinggal­kan Paus Fransiskus bagi per­damian dunia ke depan.

Dari Roma, Italia, Romo Faris Jebada, OFM mengata­kan, Paus Fransiskus telah me­warnai seluruh masa kepau­sannya dengan spiritualitas Santo Fransiskus yakni, kepe­mimpinan dengan teladan ker­endahan hati dan sederhana.

Ia selalu merindukan untuk berbicara dan ada bersama de­ngan orang-orang miskin dan yang tersingkirkan.

“Ia menolak tinggal di Pala­zzo Apostolico yang megah dan mewah, dan memilih tinggal di apartemen Santa Martha yang lebih sederhana. Ia juga memi­lih dekat dengan orang-orang yang sederhana, peduli pada nasib imigran, para korban pe­rang serta selalu mengunjungi penjara untuk ‘membasuh kaki’ para tahanan sebagai­mana yang dialakukan terakhir kali pada Hari Kamis Putih 17 April 2025 di penjara Regina Coeli, Roma. Saya ingin sela­lu berada dekat dengan kalian, ucapnya kepada para tahanan dalam kondisi sakit yang sedang dideritanya,”ungkap Romo Faris.

Paus pertama dari Amerika Latin itu juga dikenal sebagai pejuang yang paling militan di dalam isu perdamaian. Hampir setiap malam, Paus selalu mel­uangkan waktunya untuk video call umat paroki di Gaza, Pales­tina sekadar untuk bersapa dan memberi dukungan moral ter­hadap mereka.

Baginya, perang bukanlah so­lusi untuk mencapai perdamai­an. Dia mengusulkan untuk membangun jembatan dan bukan tembok yang men­ciptakan pemisahan. Tidak terhitung usaha­nya, berjuang meng­akhiri konflik, baik di Timur Tengah mau­pun di Eropa, antara Ukraina dan Russia, maupun melalui doa-doa yang tiada henti untuk mendukung resolusi damai di seluruh belahan dunia.

Duka Cita Seluruh Dunia

Dari Tanah Air, Presiden Prabowo Subianto saat me­nyampaikan duka cita atas ke­pergian Paus Fransiskus, me­ngatakan dunia kehilangan tokoh dengan komitmen yang besar terhadap perdamaian, ke­manusiaan dan persaudaraan.

Perdana Menteri Italia Gior­gia Meloni dalam kesedihannya memuji Paus Fransiskus yang selalu menyerukan perdamaian dan perlindungan, demi meng­usahakan kebaikan bersama dan mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan setara.

“Ajaran dan warisannya ti­dak akan hilang. Kita menyam­but (berpulangnya) Bapa Suci dengan hati yang penuh kese­dihan, tetapi kita tahu bahwa ia sekarang berada dalam damai Tuhan,” kata Meloni.

Sementara Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance, yang merupakan pemimpin yang terakhir ditemui secara resmi oleh Paus pada Minggu (20/4) malam waktu setem­pat, juga menyampai­kan duka citanya.

“Saya baru saja mengetahui tentang wafatnya Paus Fransiskus. Hati saya bersama jutaan umat Kris­ten di seluruh dunia yang men­cintainya,” kata Vance di X.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
TelkomMetra Resmi Lepas Sah...
Nasional
Atasi Tanah Ambles, KLH Sia...
Nasional
Kepulangan Prajurit Satgas ...

Timnas Indonesia Taklukkan Oman

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Timnas Indonesia Taklukkan ...
Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Dua Kelo...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.