Imut, Bandara Oita Jepang Resmi Berganti Nama menjadi 'Bandara Hello Kitty'
📅 Senin, 21 Apr 2025, 14:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
OITA - Terhitung mulai 13 April 2025, bandara internasional di Kota Kunisaki, Prefektur Oita, secara resmi berganti nama menjadi "Bandara Oita Hello Kitty" selama enam bulan. Perubahan nama ini bertepatan dengan Osaka World Expo (Expo 2025), yang berlangsung hingga 13 Oktober.
Dilansir oleh Aviaton Direct, penggantian nama sementara ini merupakan bagian dari kampanye menyeluruh oleh Pemerintah Prefektur Oita, yang diharapkan dapat memperkuat identitas regional dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Mulai pertengahan Oktober, bandara ini akan kembali ke nama aslinya.
Pemilihan nama baru ini bukan suatu kebetulan: Oita, selain Tokyo, adalah satu-satunya tempat di Jepang yang memiliki taman hiburan Sanrio. Harmonyland adalah taman hiburan yang dibuka pada tahun 1991 dan sepenuhnya didedikasikan untuk dunia Sanrio—khususnya, karakter Hello Kitty, sebuah fenomena global sejak tahun 1970-an. Waralaba Hello Kitty tidak hanya populer di kalangan anak-anak, tetapi telah lama menjadi ikon budaya pop yang sangat dikenal dan juga menarik bagi orang dewasa di seluruh dunia.
Tujuan wisata dari tindakan tersebut
Penggantian nama bandara ini bukan sekadar taktik pemasaran, tetapi lebih merupakan bagian dari konsep yang lebih besar untuk mempromosikan pariwisata di Prefektur Oita. Para pejabat melihat strategi pencitraan merek sementara ini sebagai peluang untuk meningkatkan kesadaran akan wilayah ini di kalangan wisatawan domestik dan internasional. Perubahan nama ini akan disertai dengan dekorasi yang luas dan area pengalaman di bandara, termasuk latar belakang foto dengan karakter Sanrio dan studio sementara bagi pengunjung.
Koneksi transportasi tambahan juga telah direncanakan: Antara bulan Agustus dan Oktober 2025, bus antar-jemput akan beroperasi antara Bandara Hello Kitty Oita dan Harmonyland. Bus ini akan mengantar banyak tamu yang diharapkan datang ke Expo di Osaka ke Oita. Waktu tempuh sekitar 70 menit. Taman hiburan itu sendiri menyambut ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya dan merupakan tujuan populer bagi keluarga, terutama selama bulan-bulan musim panas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Expo 2025 di Osaka merupakan platform penting bagi daerah-daerah di Jepang untuk memperkenalkan diri mereka secara nasional dan internasional. Pameran yang mengusung motto "Merancang Masyarakat Masa Depan untuk Kehidupan Kita" ini menyambut pengunjung dari seluruh dunia. Penyelenggara memperkirakan hingga 28 juta pengunjung selama enam bulan penyelenggaraannya. Bahkan daerah-daerah yang lebih terpencil seperti Oita berupaya untuk mendapatkan keuntungan dari meningkatnya perhatian tersebut.
Dalam konteks ini, perubahan nama bandara dipandang sebagai upaya yang disengaja untuk menjembatani kesenjangan antara identitas regional dan pengakuan internasional. Gubernur Kiichir? Sat? menyatakan pada konferensi pers pada bulan Maret 2025 bahwa mereka mengharapkan "dampak signifikan" dalam hal visibilitas dan revitalisasi ekonomi. Langkah tersebut merupakan contoh kebijakan lokasi yang kreatif di masa konektivitas global.
Konteks budaya dan relevansi ekonomi
Hello Kitty bukan hanya karakter yang dikenal secara global, tetapi juga aset ekonomi yang signifikan bagi Jepang. Perusahaan Sanrio menghasilkan beberapa ratus juta dolar AS setiap tahun melalui pendapatan lisensi dan penjualan – faktor ekonomi yang signifikan dalam bidang budaya populer. Di Jepang sendiri, karakter yang diperkenalkan pada tahun 1974 ini kini telah mencapai status kultus dan menjadi bagian integral dari kehidupan publik. Dari stasiun kereta api hingga pesawat terbang hingga kartu bank – Hello Kitty merupakan bagian integral dari lanskap merek Jepang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan latar belakang ini, keputusan yang diambil oleh pihak berwenang di Oita tampaknya merupakan eksperimen yang diperhitungkan dengan matang, yang, selain perubahan nama, sesuai dengan serangkaian tindakan serupa. Sudah ada contoh kereta, feri, dan pesawat Hello Kitty yang bekerja sama dengan perusahaan transportasi Jepang. Dengan demikian, bandara di Oita merupakan bagian dari kampanye pencitraan merek komprehensif yang berfokus pada hubungan emosional, pengakuan, dan daya tarik internasional.
Tanggapan publik
Reaksi publik terhadap tindakan tersebut beragam. Sementara banyak pelancong, terutama pengunjung yang lebih muda, menyambut suasana yang menyenangkan, para kritikus menyatakan keraguan tentang keseriusan inisiatif tersebut. Mereka mempertanyakan apakah tindakan tersebut tepat untuk bandara internasional dan apakah efek jangka panjang dapat diharapkan. Namun, para pendukung menunjukkan contoh serupa di Jepang, di mana pendekatan yang lucu atau tematik telah berhasil berkontribusi untuk merevitalisasi wilayah yang secara struktural lemah.
Contoh yang paling menonjol adalah penggantian nama Stasiun Kishi di Wakayama, yang selama beberapa tahun diwakili oleh seekor kucing – Tama – sebagai "manajer stasiun." Stasiun tersebut kemudian menjadi objek wisata dengan peningkatan pengunjung yang signifikan.
Penggantian nama sementara Bandara Oita menjadi "Bandara Hello Kitty" merupakan langkah luar biasa dalam menggabungkan identitas regional, simbolisme budaya pop, dan pembangunan ekonomi. Di tengah tantangan global, kebijakan regional Jepang mencari cara inovatif untuk menarik perhatian dan memposisikan dirinya di panggung dunia. Apakah tindakan tersebut akan memiliki efek jangka panjang atau memudar ke latar belakang sebagai peristiwa jangka pendek akan menjadi jelas setelah Expo 2025. Namun, upaya untuk menggunakan cara-cara kreatif guna menghasilkan dorongan baru bagi pariwisata dan pembangunan regional tentu layak mendapat perhatian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!