Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UGM Sertakan Tes Psikologi Dalam Proses Seleksi Dokter

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 23:55 WIB | Oleh:
UGM Sertakan Tes Psikologi Dalam Proses Seleksi Dokter Doc: Istimewa
Ket. Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM)

JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) menyertakan tes psikologi dalam proses seleksi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Direktur Rumah Sakit Akadmik (RSA) UGM, Darwito menjelaskan bahwa proses seleksi PPDS di institusinya tidak hanya mengukur aspek akademik tetapi juga integritas kepribadian.

“Seleksi itu tidak berhenti pada nilai akademik. Setelah ujian keilmuan, ada juga tes psikologi seperti MMPI dan wawancara yang bertujuan menggali karakter,” ujar Darwito, dalam keterangan resminya, dikutip dari laman resmi UGM, Minggu (20/4).

Dia menjelaskan, pada awal masa pendidikan, peserta PPDS dibekali kuliah umum yang salah satu topiknya adalah etika kedokteran. Materi ini bertujuan memberikan landasan awal tentang prinsip-prinsip moral yang harus dipegang oleh calon dokter spesialis dalam menjalankan profesinya. 

"Etika bukan hanya menjadi pembelajaran sesaat yang selesai begitu kuliah usai," jelasnya.

Darwito menekankan, nilai-nilai etis harus terus ditanamkan, dilatih, dan dijalankan sepanjang masa pendidikan klinis. Dalam dunia medis yang kompleks dan penuh tekanan, sikap etis tidak bisa lahir secara instan, melainkan perlu dibentuk melalui proses panjang, interaksi nyata dengan pasien, serta pembimbingan dari para pendidik yang konsisten memberi teladan.

“Ini adalah proses long life learning,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menerapkan tes kepribadian dalam proses seleksi calon dokter. Adapun tes kepribadian yang dimaksud yaitu Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI).

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan, tes bertujuan untuk menyaring potensi gangguan psikologis yang tidak sesuai dengan karakter profesi medis. Hal ini penting mengingat akhir-akhir ini banyak terjadi kasus pelecehan seksual oleh dokter.

“Kalau hasilnya menunjukkan ada kelainan psikologis dan tidak cocok untuk profesi dokter, maka akan kami tolak, walaupun nilai akademiknya bagus,” ujar Dante, dalam keterangan resminya, Minggu (20/4).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.