Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mimpi Final Liga Champions di Kandang Hancur, Bayern Munich Hanya Jadi Penonton di Allianz Arena

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 09:15 WIB | Oleh:
Mimpi Final Liga Champions di Kandang Hancur, Bayern Munich  Hanya  Jadi Penonton di Allianz Arena Doc: AFP
Ket. Pemain Inter Milan melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bayern Munich dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di San Siro, Kamis (17/4) dini hari WIB.

MUNICH – Harapan Bayern Munich untuk tampil di final Liga Champions 2025 di kandang sendiri, kandas. Klub raksasa Jerman itu dipastikan tersingkir di babak perempat final setelah bermain imbang 2-2 kontra Inter Milan dalam leg kedua di San Siro, Rabu (16/4) malam waktu setempat. Hasil itu membuat Bayern kalah agregat 3-4 dan harus merelakan tiket ke semifinal jatuh ke tangan wakil Italia.

Padahal, final musim ini akan digelar di Allianz Arena, markas Bayern sendiri, pada tanggal 31 Mei mendatang. Alih-alih tampil sebagai finalis, Die Roten justru harus puas jadi penonton di stadion mereka sendiri. Mimpi indah yang sudah dibangun sejak lama kini hancur berantakan.

Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, Bayern kembali gagal mengeksekusi momen krusial dengan baik. Pada leg pertama di Munich, gol penyama dari Thomas Müller sempat membangkitkan harapan, namun hanya tiga menit berselang, Davide Frattesi membobol gawang Bayern lewat serangan balik.

Di leg kedua, Harry Kane sempat menyamakan agregat, tetapi Bayern kembali kebobolan dua gol hanya dalam tiga menit. Gol balasan telat dari Joshua Kimmich tak cukup untuk menyelamatkan nasib mereka.

Kekalahan ini terasa makin menyakitkan karena final Liga Champions musim ini seharusnya menjadi “Finale dahoam” alias final di rumah sendiri. Bayern sudah mempersiapkan segalanya untuk momen ini sejak jauh-jauh hari.

Awalnya Allianz Arena ditunjuk sebagai tuan rumah final 2023, namun pandemi COVID-19 membuat jadwal diundur dua tahun ke 2025. Sejak itu, seluruh strategi klub diarahkan untuk meraih kejayaan di rumah sendiri.

Keputusan memecat Julian Nagelsmann dan menunjuk Thomas Tuchel pada 2023, serta pembelian Harry Kane senilai 100 juta euro, semuanya berakar dari ambisi untuk juara di kandang. Bahkan keputusan kontroversial untuk tidak memperpanjang kontrak Thomas Müller juga diyakini sebagai bagian dari rencana memberikan perpisahan emosional di Allianz Arena.

Pelatih Vincent Kompany menyoroti badai cedera yang menimpa skuadnya. Pemain kunci seperti Jamal Musiala, Manuel Neuer, Alphonso Davies, Dayot Upamecano, hingga Hiroki Ito absen, sementara Kim Min-jae terpaksa bermain meski masih cedera tendon Achilles.

Namun Kompany juga tak menampik kenyataan pahit: “Kami tidak akan bermain di final Liga Champions di kandang. Itu kenyataan yang harus kami terima.”

CEO Bayern, Jan-Christian Dreesen, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam jamuan makan malam tradisional usai laga di Milan, ia mengatakan, “Kami semua sedih karena tidak bisa tampil di final kandang sendiri. Itu adalah target terbesar musim ini.”

Joshua Kimmich, gelandang senior yang disebut-sebut akan jadi kapten masa depan Bayern, juga mengungkapkan kepedihannya. “Final di kandang sangat berarti bagi kami. Mimpi ini telah hancur. Akan terasa lebih menyakitkan saat kami menonton final dimainkan di stadion kami tanpa kami di sana.”

Tersingkirnya Bayern dari Liga Champions musim ini menandai keempat kalinya mereka gagal melewati babak perempat final dalam lima musim terakhir. Sebuah catatan buruk bagi klub yang memiliki ambisi dan anggaran sekelas raksasa Eropa.

Meski masih berpeluang besar meraih gelar Bundesliga ke-12 dalam 13 musim terakhir, tekanan akan meningkat soal pencapaian mereka di Eropa. Kimmich pun menyimpulkan dengan lugas: “Kami harus berkembang pesat di pertandingan-pertandingan besar, baik dalam menyerang maupun bertahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Polda Jatim Dalami Motif Pe...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.