Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Geopark Meratus Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geoparks

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Geopark Meratus Ditetapkan Sebagai UNESCO Global Geoparks Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Pengunjung menikmati suasana keindahan salah satu situs Geopark Meratus, Puncak Bukit Langara, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN - Geopark Meratus secara resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks (UGG) oleh Dewan Eksekutif UNESCO dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 yang berlangsung di Paris, Perancis.

Ketua Harian Badan Pengembangan Geopark Meratus Hanifah Dwi Nirwana mengucapkan selamat untuk Geopark Meratus yang saat ini telah disetujui menjadi Unesco Global Geopark pada sidang Unesco di Paris, dan tinggal menunggu penyerahan sertifikat di bulan September.

“Selamat untuk Badan Pengelola Geopark Meratus, Gubernur Kalsel dan seluruh masyarakat Kalsel,” katanya di Jakarta, Rabu.

Hanifah menambahkan fase baru untuk Kalsel dengan disetujuinya Geopark Meratus sebagai Unesco Global Geopark, Pariwisata Kalsel seharusnya menjadi lebih terbuka dengan menjadi bagian dari jejaring dunia.

Perjuangan yang tidak mudah untuk bisa ke level ini, sehingga harus mampu menggerakkan seluruh komponen masyarakat Kalsel untuk bersama2 membangun Geopark Meratus untuk lebih mendunia.

Perspektif baru pemanfaatan kekayaan alam dan budaya yang lebih berkelanjutan. Semoga mampu membangkitkan ekonomi kalsel dan sekaligus pemberdayaan sosial dan tetap mengedepankan faktor pelestarian dan perlindungan lingkungan.

Bersama dengan Geopark Kebumen dari Jawa Tengah, Geopark Meratus berhasil meyakinkan 58 negara anggota Dewan Eksekutif UNESCO akan keunikan geologis dan kekayaan budaya yang dimilikinya.

Keputusan ini diambil secara konsensus, menyetujui 16 usulan geopark baru dari 11 negara yang sebelumnya telah dinominasikan oleh UNESCO Global Geoparks Council pada September dan Desember 2024.

Selain Indonesia, geopark lain yang turut menyandang gelar UGG kali ini berasal dari Tiongkok, Korea Utara, Ekuador, Italia, Norwegia, Korea Selatan, Arab Saudi, Spanyol, Inggris, dan Vietnam.

Dengan ditetapkannya Geopark Meratus dan Geopark Kebumen, kini Indonesia memiliki total 12 UNESCO Global Geoparks.

Sebelumnya, Indonesia telah memiliki Geopark Batur, Belitong, Ciletuh, Gunung Sewu, Ijen, Maros Pangkep, Merangin Jambi, Raja Ampat, Rinjani Lombok, dan Kaldera Toba yang telah diakui dunia.

Duta Besar Mohamad Oemar, selaku Ketua Delegasi RI untuk Sidang Dewan Eksekutif UNESCO sesi ke-221, menekankan bahwa status UNESCO Global Geoparks yang diemban ke-12 Geopark Indonesia tersebut mengandung makna tanggung jawab untuk melestarikan, mengelola secara berkelanjutan, serta mempromosikan kekayaan geologis dan budaya yang dimiliki.

Lebih lanjut, Dubes menegaskan bahwa pengakuan dari UNESCO ini adalah bukti nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga warisan bumi yang bernilai universal.

"Ini sekaligus membawa amanah untuk memperkuat komitmen Indonesia untuk perlindungan alam, pemberdayaan masyarakat lokal, dan edukasi global," ucap Oemar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.