Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fans Apple Merapat, iPhone 16 Mulai Tersedia di Toko-toko setelah Berbulan-bulan Dilarang Masuk Indonesia

📅 Minggu, 13 Apr 2025, 17:21 WIB | Oleh:
Fans Apple Merapat, iPhone 16 Mulai Tersedia di Toko-toko setelah Berbulan-bulan Dilarang Masuk Indonesia Doc: Istimewa
Ket. Karyawan menyambut pelanggan yang memasuki toko mereka yang menjual Apple iPhone 16 di Jakarta pada hari Jumat (11/4).

JAKARTA – Para pemilik toko di Jakarta pada hari Jumat (11/4), menyambut pembeli ponsel pintar atau smartphone setelah produk seri terbaru Apple mulai dijual pasca larangan selama sebulan di Indonesia.

Dikutip dari France 24, pemasaran dan penjualan model iPhone 16 dilarang oleh pemerintah pada bulan Oktober karena Apple gagal memenuhi peraturan yang mengharuskan 40 persen komponen telepon pintar dibuat dari suku cadang lokal.

Namun raksasa teknologi AS itu mengumumkan bulan lalu bahwa model telepon pintar terbarunya akan hadir di pasaran, beberapa minggu setelah mencapai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia untuk berinvestasi di negara tersebut.

Albert Wongso, 34 tahub, mengatakan bahwa dia sangat gembira mengetahui bahwa iPhone 16s kini tersedia di Indonesia.

"Saya sangat gembira mendengar berita ini karena kami dapat membeli iPhone langsung dari Indonesia," kata konsultan TI tersebut seraya menambahkan bahwa ia tengah mencari untuk membeli model iPhone 16 Pro untuk menggantikan iPhone 11 miliknya.

"Karena kalau kita beli dari negara lain...cukup sulit misalnya untuk klaim garansi," katanya.

Selama larangan tersebut berlaku, pemerintah mengizinkan model iPhone 16 dibawa ke negara tersebut, asalkan tidak diperdagangkan secara komersial.

Kemenangan bagi Apple

Pemerintah menolak proposal investasi senilai 100 juta dolar AS dari Apple pada bulan November, dengan alasan proposal tersebut tidak memenuhi "keadilan" yang disyaratkan oleh pemerintah.

Perusahaan tersebut kemudian setuju untuk berinvestasi 150 juta dolar AS dalam membangun dua fasilitas -- satu di Bandung di provinsi Jawa Barat untuk memproduksi aksesori, dan satu lagi di Batam untuk AirTags.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pada bulan Februari bahwa Apple juga telah berkomitmen untuk membangun pusat penelitian dan pengembangan semikonduktor di Indonesia, menyebutnya sebagai "yang pertama di Asia".

Masuknya iPhone 16 ke pasar Indonesia menandai kemenangan Apple dan menandakan pentingnya ekonomi negara berpenduduk 280 juta orang ini.

"Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar bagi Apple di kawasan Asia, selain China dan sebagainya," kata Nailul Huda, direktur ekonomi digital di lembaga pemikir, Centre of Economic and Law Studies (CELIOS).

Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk melonggarkan regulasi sektor teknologi informasi dan komunikasi menjelang pembicaraan dengan Amerika Serikat mengenai tarif Presiden Donald Trump.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.