Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sektor Ritel Jakarta Bertransformasi ke Era Experience-led Retail

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Sektor Ritel Jakarta Bertransformasi ke Era Experience-led Retail Doc: ANTARA/Sihol Hasugian
Ket. Ilustrasi - Suasana di dalam Pondok Indah Mal.

JAKARTA -- Knight Frank Indonesia mengungkapkan, sektor ritel Jakarta bertransformasi menuju era experience-led retail dengan konsep yang menjadi pembeda utama, yang mampu menghadirkan gaya hidup ruang terbuka (open-air lifestyle, ruang sosial (social space).

"Transformasi ritel Jakarta bergerak menuju era experience-led retail, dengan konsep yang menjadi pembeda utama, yang mampu menghadirkan open-air lifestyle, social space, dan kurasi tenan yang relevan terbukti lebih
resilien dalam fase pemulihan pasar Sementara itu, omnichannel readiness perlu terus dikembangkan, karena sejatinya bangunan fisik ritel adalah bagian dari ekosistem ritel daring," ujar Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis.

Outdoor is the new indoor, adalah bentuk transformasi ritel saat ini. Sektor ritel Jakarta saat ini terus beradaptasi di tengah perubahan perilaku konsumen.

Pusat perbelanjaan dengan konsep pengalaman, ruang yang inovatif, dengan pilihan tenan yang kompetitif menjadi pemenang dalam fase pemulihan saat ini.

Gerai makan minum teridentifikasi terus tumbuh dengan tangguh, ditandai dengan masuknya brand food and beverage (fnb) ritel yang melakukan ekspansi.

Di akhir tahun 2025, performa ritel masih beragam, tergantung segmentasi pasar masing-masing ritel. Misalnya saja, ritel premium saat ini relatif kuat dengan masuknya tenant baru dari sektor FnB, fashion, dan gaya hidup.

Saat ini, terjadi tren bifurkasi antara performa ritel kelas menengah atas, dan menengah bawah. Performa unggul dari ritel kelas menengah ke atas (premium), dengan bangunan/desain yang berkualitas, tenant mix berkualitas.

Kemudian lokasi strategis, dan tingkat kunjungan yang relatif kuat, sehingga tidak dapat dihindari flight to quality dari ritel kelas menengah ke bawah dengan performa yang masih tertekan saat ini.

Meski demikian, ketangguhan dan adaptasi para peritel di sepanjang tahun 2025 berbuah manis, ditandai dengan rerata okupansi ritel yang meningkat tipis, meski ritel kelas menengah ke bawah masih terus beradaptasi untuk meningkatkan tingkat huniannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.