Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Mataram Pastikan Vaksin Polio untuk Jamaah Calon Haji 2025

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 11:14 WIB | Oleh:
Dinkes Mataram Pastikan Vaksin Polio untuk Jamaah Calon Haji 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, seluruh jamaah calon haji tahun 2025, akan divaksin polio sesuai dengan edaran dari Kementerian Kesehatan RI.

Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, seluruh jamaah calon haji tahun 2025, akan divaksin polio sesuai dengan edaran dari Kementerian Kesehatan RI, sebagai upaya pencegahan virus yang bisa mengancam saat beribadah di Tanah Suci.

Sub Koordinator Seksi Surveilans, Imunisasi, dan Kesehatan Haji Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram Masehan di Mataram, Jumat, mengatakan selain jamaah mendapatkan vaksin meningitis dan influenza juga akan diberikan vaksin polio suntik.

"Mulai tahun ini, pemerintah mewajibkan jamaah calon haji mendapatkan vaksin meningitis dan polio. Khusus jamaah Mataram juga mendapatkan vaksin influenza," katanya.

Pemberian vaksin influenza bagi jamaah Kota Mataram oleh Pemerintah Kota Mataram sebagai bentuk layanan bagi para "tamu Allah", sedangkan di kabupaten/kota lain kemungkinan harus membayar untuk mendapatkan vaksin influenza dengan tarif sekitar Rp200.000.

Ia mengatakan untuk saat ini vaksin yang sudah siap baru dua jenis, yakni vaksin polio suntik dan influenza, sedangkan untuk vaksin meningitis masih menunggu pendistribusian dari pemerintah pusat melalui Provinsi NTB.

Namun, informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyebutkan hingga saat ini mereka juga masih menunggu dari pemerintah pusat, sementara waktu pemberangkatan jamaah sudah mepet.

"Tapi kami pastikan semua jamaah calon haji, maksimal 10 hari sebelum berangkat jamaah harus sudah mendapatkan tiga vaksin tersebut," katanya.

Dia  mengatakan layanan tiga vaksin bagi jamaah calon haji tersebut diberikan secara gratis dengan pelaksanaan melalui 11 puskesmas se-Kota Mataram agar jamaah bisa datang ke puskesmas terdekat dari tempat tinggal mereka.

Masehan mengatakan sebenarnya layanan vaksin untuk polio dan influenza bisa dilakukan saat ini juga karena stok vaksin sudah tersedia. Akan tetapi, agar lebih efektif dan tidak dilakukan pemanggilan dua kali terhadap jamaah, maka Dinkes mengambil kebijakan menunggu vaksin meningitis tiba.

Setelah vaksin meningitis tiba, pihaknya akan langsung mendistribusikan ke puskesmas dan layanan tiga vaksin bagi jamaah haji bisa langsung diberikan sekaligus.

"Pelaksanaan vaksinasi jamaah calon haji menunggu vaksin meningitis yang merupakan vaksin wajib untuk masuk ke Tanah Suci. Kalau belum divaksin meningitis, jamaah tidak diizinkan masuk Tanah Suci," katanya.

Khusus untuk vaksin meningitis, katanya, bagi calon haji yang sudah mendapatkan tahun sebelumnya karena sudah berangkat umrah atau kebutuhan lainnya, tahun ini tidak divaksin lagi sebab efektivitas vaksin meningitis masih berlaku hingga tiga tahun.

Masehan mengatakan dengan jumlah calon haji asal Kota Mataram tahun 2025 sebanyak 733 orang, dosis vaksin yang dibutuhkan sekitar 200 vial, sebab satu calon haji hanya mendapatkan 0,5 mililiter.

Menyinggung tentang dampak dari tiga vaksin tersebut, sejauh ini dari pengalaman jamaah sebelumnya tidak ada dampak apapun seperti demam dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.