Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dibalas! Tiongkok Naikkan Bea Masuk atas Barang-barang AS Menjadi 125%

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 18:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Risiko Resesi

Kekacauan yang dipicu oleh tarif Trump menunjukkan sedikit tanda-tanda pelonggaran pada hari Jumat, dengan pasar jatuh dan para pemimpin asing bingung bagaimana cara menanggapi gangguan terbesar pada tatanan perdagangan dunia dalam beberapa dekade.

Pemulihan singkat bagi saham-saham yang terpukul setelah Trump memutuskan untuk menghentikan sementara bea masuk bagi puluhan negara selama 90 hari dengan cepat menghilang, karena perhatian kembali pada perang dagangnya yang meningkat dengan Tiongkok yang telah memicu kekhawatiran resesi global.

Saham global jatuh, dollar merosot, dan aksi jual obligasi pemerintah AS meningkat pada hari Jumat, yang memicu kembali kekhawatiran akan kerapuhan di pasar obligasi terbesar di dunia. Emas, tempat berlindung yang aman bagi investor di masa krisis, mencapai rekor tertinggi.

"Risiko resesi jauh, jauh lebih tinggi sekarang dibandingkan beberapa minggu yang lalu," kata Adam Hetts, kepala multi-aset global di Janus Henderson.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mencoba menenangkan para skeptis dengan mengatakan dalam rapat Kabinet pada hari Kamis bahwa lebih dari 75 negara ingin memulai negosiasi perdagangan. Trump sendiri menyatakan harapannya akan tercapai kesepakatan dengan Tiongkok.

Namun, ketidakpastian sementara itu memperpanjang beberapa perdagangan paling fluktuatif sejak awal pandemi Covid-19.

Indeks Asia sebagian besar mengikuti penurunan Wall Street pada hari Jumat. Di Eropa, kenaikan tarif terbaru Tiongkok membuat saham turun, menyebabkan STOXX 600 turun lebih dari 1 persen pada hari itu dan bersiap untuk penurunan lagi pekan  ini, salah satu yang paling fluktuatif dalam catatan. CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.