Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Tak Ingin Lepas US Steel Ke Jepang

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 14:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Trump Tak Ingin Lepas US Steel Ke Jepang Doc: NHK

WASHINGTON DC - Presiden AS, Donald Trump, pada Rabu (9/4) mengatakan bahwa ia tidak ingin melepas US Steel Corp ke Jepang, yang menunjukkan dia tidak mendukung tawaran Nippon Steel senilai US$14 miliar untuk produsen baja Amerika tersebut.

Komentar tersebut tampaknya bertentangan dengan tindakan terkini yang dilakukan oleh pemerintahan Trump. Pada Senin (7/4) lalu, Trump memerintahkan panel keamanan nasional untuk meninjau kembali tawaran tunai Nippon Steel untuk US Steel guna membantu menentukan apakah "tindakan lebih lanjut" tepat, sehingga meningkatkan harapan bahwa kesepakatan tersebut dapat memperoleh lampu hijau yang sulit dipahami.

Menyusul komentar terbaru Trump, saham US Steel anjlok hingga 14 persen menjadi US$38,57 dalam perdagangan setelah jam kerja sebelum sedikit pulih. Harga saham tetap jauh di bawah harga penawaran Nippon Steel sebesar US$55 per saham.

"Kami tidak ingin melihatnya jatuh ke tangan Jepang," kata Trump, seraya menambahkan: "Kami mencintai Jepang. Namun kami tidak ingin virus itu sampai ke Jepang atau tempat lain, dan kami bekerja sama dengan mereka," kata Trump.

US Steel dan Nippon Steel tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait perkembangan terbaru ini.

Komentar tersebut menunjukkan masa depan kesepakatan itu masih belum pasti mengingat perubahan mendadak dalam pemikiran di Gedung Putih.

Pejabat Gedung Putih tidak memberikan perincian tentang komentar Trump atau apakah komentar itu bertentangan dengan tindakan hari Senin. "Semuanya selalu menjadi bahan pertimbangan presiden," kata seorang pejabat.

Mantan Presiden Joe Biden sebenarnya telah memblokir penggabungan tersebut pada Januari lalu dengan alasan keamanan nasional.

Setelah keputusan Biden, kedua perusahaan tersebut menggugat Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS), yang meneliti investasi asing untuk risiko keamanan nasional, dengan tuduhan Biden telah merugikan keputusan komite dan melanggar hak perusahaan untuk mendapatkan peninjauan yang adil.

Kesepakatan itu diumumkan pada Desember 2023 dan segera mendapat tentangan dari seluruh spektrum politik menjelang pemilihan presiden AS pada 5 November. Baik Trump maupun Biden yang saat itu masih menjadi kandidat berjanji untuk memblokir pembelian perusahaan Amerika yang terkenal itu.

Perusahaan-perusahaan tersebut berpendapat bahwa Biden menentang kesepakatan tersebut saat ia mencalonkan diri kembali untuk mendapatkan dukungan dari serikat pekerja United Steelworkers di negara bagian Pennsylvania yang menjadi medan pertempuran, tempat kantor pusat US Steel berada. Pemerintahan Biden telah membela peninjauan tersebut sebagai hal yang penting untuk melindungi keamanan, infrastruktur, dan rantai pasokan.

Bulan lalu, pemerintahan Trump mengajukan mosi untuk memperpanjang dua tenggat waktu dalam gugatan tersebut guna memberi pemerintah lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pembicaraan merger dengan perusahaan-perusahaan tersebut.

Pada Senin malam, pemerintahan Trump dan perusahaan-perusahaan tersebut meminta pengadilan banding untuk menghentikan litigasi mereka hingga 5 Juni sementara CFIUS meninjau kembali kerja sama tersebut, dengan mencatat bahwa proses tersebut berpotensi untuk "menyelesaikan sepenuhnya" klaim-klaim perusahaan-perusahaan tersebut. CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Menuju MotoGP Mandalika 202...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.