Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebijakan Prabowo Hapus Kuota Impor Akan Hilangkan “Rent Seeker”

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 01:15 WIB | Oleh:

“Pintu dunia sudah berubah. Sekarang kita tidak punya pilihan lain. Jika kuota dihapus, industri nasional harus ditingkatkan dan ini hanya bisa jika pemerintah turun tangan langsung,” katanya.

Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa penghapusan kuota tidak berarti semua barang bebas diimpor. “Yang paling penting adalah penentuan tarif dan mekanisme yang jelas soal barang apa saja yang boleh diimpor. Tidak mungkin semuanya dibuka begitu saja. Harus ada seleksi berbasis kepentingan nasional,” ujarnya.

Selama ini, katanya beban terbesar pelaku industri justru berasal dari biaya-biaya tersembunyi yang sering tidak masuk akal. “Banyak pengusaha terbebani oleh pajak siluman. Kalau itu dihapus dan pemerintah benar-benar membantu, ekonomi pasti bisa tumbuh,” katanya optimis.

Dia juga menyinggung perang dagang antara AS dan Tiongkok sebagai pelajaran penting. “Tarif impor Tiongkok terus dinaikkan, bahkan Trump kembali menaikkannya menjadi 104 persen. Kalau Tiongkok melawan dengan menaikkan tarif lagi, AS pasti akan membalas. Tapi pada akhirnya, yang menang adalah negara yang defisit,” katanya.

Keberpihakan Pemerintah

Menurutnya, ketika tarif naik dan perdagangan terhenti, negara dengan neraca dagang defisit justru akan mengurangi kerugiannya. “Defisit AS terhadap Tiongkok mencapai 500 miliar dollar AS. Kalau perdagangan terhenti, defisit itu otomatis hilang,” paparnya.

Dia pun berharap kebijakan penghapusan kuota impor ini diikuti dengan langkah sistematis membangun industri dalam negeri secara berkelanjutan. “Tanpa keberpihakan nyata kepada sektor industri, kita hanya akan bergantung selamanya. Ini momentum perubahan yang harus dimanfaatkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Isy Karim menyebut, pihaknya bersama kementerian/lembaga terkait lainnya akan membahas perihal penghapusan kuota impor seperti yang diminta oleh Presiden Prabowo Subianto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
Ekonomi
Imbas Harga Kedelai Naik, M...
Megapolitan
Setu Babakan Mulai Ditata, ...
Advertisement
Kacau, Malaysia dan Vietnam Melontarkan  Rencana Pembunuhan atas Keluarga Justin Hubner

Kacau, Malaysia dan Vietnam Melontarkan  Rencana Pembunuhan atas Keluarga Justin Hubner

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.