Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kedelai Makin Mahal, Pemerintah Siap Suntik Subsidi Perajin Tempe

27 Selasa, 06 Okt 2026, 13:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kedelai Makin Mahal, Pemerintah Siap Suntik Subsidi Perajin Tempe Kedelai Makin Mahal, Pemerintah Siap Suntik Subsidi Perajin Tempe Doc: ANTARA/ Rahmat Santoso
Ket. Ilustrasi- Perajin tempe tradisional.

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membuka opsi pemberian subsidi untuk membantu meringankan beban perajin tempe di tengah kenaikan harga kedelai.

Budi mengatakan, harga rata-rata nasional untuk komoditas kedelai berada di kisaran Rp13.200 per kilogram atau naik dibandingkan sebelumnya yang berada di sekitar Rp12.000 per kilogram.

"Harga kedelai kan sekarang, saya cek di SP2KP kan Rp13.200-an ya kalau enggak salah dari Rp12.000 kan. Tadi kami juga udah komunikasi dengan Kemenko Pangan," kata Budi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (6/10).

Budi menyampaikan, masalah kenaikan harga kedelai telah dikomunikasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Pemerintah selanjutnya akan menggelar rapat untuk membahas langkah yang dapat dilakukan guna meringankan beban perajin tempe.

Menurut dia, salah satu opsi yang pernah diterapkan pemerintah adalah memberikan subsidi. Namun keputusan mengenai skema bantuan tersebut masih menunggu pembahasan dan arahan pimpinan.

"Kalau dulu kan pernah dikasih subsidi ya. Nanti kita tunggu arahan pimpinan, apakah subsidi atau apa. Tapi sudah komunikasi," ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah perlu mencari solusi agar kenaikan biaya bahan baku tidak semakin membebani perajin tempe dan pada akhirnya berdampak terhadap harga produk yang dibayarkan konsumen.

"Kita harus bisa bagaimana meringankan para perajin tempe dan sebagainya, biar harganya murah dan terjangkau," jelas Budi.

Budi menambahkan, kenaikan harga kedelai tidak terlepas dari kondisi perdagangan global, termasuk perkembangan harga minyak.

Meski demikian, pemerintah akan membahas langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha perajin tempe.

Ia menekankan bahwa keputusan pemberian subsidi belum ditetapkan dan masih akan dibahas dalam rapat koordinasi pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Iran Jinakkan Inflasi untuk Redam Sanksi AS

30 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Iran Jinakkan Inflasi untuk...
Megapolitan
Operasi Patuh Jaya Bidik Pe...

Petugas SPBU Bintaro Dipecat, Masih Adakah SPBU yang Jujur?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Petugas SPBU Bintaro Dipeca...
Megapolitan
Warga Didorong Mengganti Be...
Megapolitan
Jakarta-Bekasi Perpanjang K...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.