Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bareskrim Telusuri Kebocoran Dana Bank DKI

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 01:15 WIB | Oleh:
Bareskrim Telusuri Kebocoran Dana Bank DKI Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/4).

JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengharapkan Bareskrim Polri dapat menelusuri aliran dana Bank DKI yang bocor. “Zaman sekarang, aliran dana mudah dideteksi. Jejak digital akan ketahuan ke mana aliran dana,” tandas Pramono, Rabu (9/4).

Pramono sendiri telah memecat Direktur IT Bank DKI, Amirul Wicaksono. Dia  dicopot karena permasalahan layanan bank tersebut sudah terjadi tiga kali dan kejadiannya hampir serupa. Tak pelak, kasus perbankan ini membuat, beberapa hari ini Bank DKI terus menjadi sorotan. Jadi tentu ada masalah sangat serius.

“Kejadian di Bank DKI ini bukan pertama kali. Ini sudah ketiga kali. Anehnya, kejadiannya hampir serupa. Ini memperlihatkan bahwa IT tidak dilaksanakan, tidak dijaga dengan baik,” tambah Gubernur.

Saat ini jabatan Direktur IT dirangkap oleh Direktur Umum Agus Haryoto Widodo dan mulai berlaku sejak selasa (8/4). Meskipun Pramono menandaskan ada kebocoran dana Bank DKI, tidak disebutkan besaran nominalnya. “Terus terang memang ada kebocoran dana. Jumlah angkanya yang tahu direksi Bank DKI,” ujarnya.

Karena kejadiannya sudah tiga kali, kata Pramono, maka dirinya memutuskan untuk melaporkan masalah ini ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. “Kami sudah minta kepada lembaga independen internasional untuk melakukan audit, tracing, dan monitoring ke mana saja aliran dana,” ungkap Gubernur.

Pramono yakin, Bareskrim pasti segera mengetahui aliran dana bocoran Bank DKI. “Jejak digital apa pun, uang lari ke mana saja, dalam sistem sekarang, pasti akan ketahuan,” tandasnya.

Tak Berdampak

Dalam kesempatan ini, Pramono Anung Wibowo juga memastikan bahwa kebocoran dana Bank DKI akibat gangguan sistem pelayanan, tidak berdampak terhadap nasabah. Kebocoran juga tidak berdampak pada bantuan sosial seperti Kartu Jakarta Pintar.

“Sama sekali tidak ada dampak kepada nasabah. Karena yang diganggu rekening Bank DKI yang ada di Bank BNI. Dengan demikian, sebenarnya nasabah tidak ada gangguan sama sekali,” tukas Pramono. Pramono sudah minta Bank DKI agar seluruh fasilitas transaksi segera dinormalkan.

Nasabah tak dirugikan. Bank DKI-lah yang dirugikan. Pramono minta, nasabah tak perlu khawatir. “Ini semacam dana deposito atau dana cadangan milik Bank DKI,” ucapnya. Dia menjelaskan, pertemuannya dua hari lalu dengan Bank DKI untuk menerima laporan mengenai permasalahan yang terjadi.

Jadi, ada laporan dari direksi. Dia lalu memotret, melihat, dan memutuskan. Akhirnya gubernur, wakil gubernur dan jajaran yang hadir memutuskan pemberhentian Direktur IT Bank DKI. Pramono enggan menyampaikan jumlah kerugian yang terjadi akibat permasalahan layanan Bank DKI. “Biar Bareskrim dan Bank DKI yang menyampaikan,” kata Pramono.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai, perlu penelusuran lebih lanjut terkait kebocoran ini. Trubus mengakui, memang persoalan tidak bisa dianggap remeh. Sebab, Bank DKI adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki tanggung jawab ke nasabah yang banyak.

“Jadi harus secepatnya diantisipasi dengan melakukan investigasi apakah ada unsur kesengajaan seperti serangan siber,” ujar Trubus. Trubus juga mengapresiasi Gubernur Jakarta Pramono Anung yang telah memberikan perhatian khusus persoalan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Polres Bekasi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.